SIDRAP, Trotoar.id — Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap) melakukan langkah strategis dalam memperkuat tata kelola pemerintahan melalui kunjungan kerja ke Kecamatan Kulo, Senin (13/4/2026).
Dalam kegiatan tersebut, Kominfo Sidrap tidak hanya melakukan aktivasi Tanda Tangan Elektronik (TTE), tetapi juga menyosialisasikan Surat Edaran Bupati terkait penguatan nilai religius melalui kewajiban salat berjamaah bagi aparatur sipil negara (ASN).
Kegiatan yang dipusatkan di UPT SDN 4 Rijang Panua ini dihadiri puluhan kepala sekolah dasar se-Kecamatan Kulo bersama para operator sekolah.
Baca Juga :
Tim Kominfo Sidrap dipimpin langsung oleh Kepala Dinas, Mahluddin, didampingi Sekretaris Dinas Mursalim Halim serta Kepala Bidang Persandian Amsir Muan.
Dalam pemaparannya, Mahluddin menjelaskan bahwa integrasi teknologi digital dan penguatan karakter spiritual merupakan dua pilar penting dalam membangun budaya kerja yang modern dan berintegritas.
Menurutnya, penggunaan Tanda Tangan Elektronik (TTE) memberikan berbagai keunggulan, terutama dari sisi efisiensi dan keamanan dalam proses administrasi pemerintahan.
“Proses penandatanganan dokumen kini bisa dilakukan di mana saja tanpa harus bertemu secara langsung, sehingga pelayanan menjadi lebih cepat dan efektif,” ujarnya.
Ia menambahkan, aspek keamanan juga menjadi prioritas utama, mengingat sertifikat elektronik yang digunakan diterbitkan oleh Balai Sertifikasi Elektronik dengan sistem proteksi tinggi.
Dengan demikian, keabsahan dokumen dapat terjamin dan terhindar dari potensi pemalsuan atau penyalahgunaan.
Selain itu, pada kesempatan yang sama, Mahluddin turut menekankan pentingnya implementasi Surat Edaran Bupati Sidrap Nomor: 400.8.1/9/KESRA.
Edaran tersebut menginstruksikan seluruh ASN untuk menghentikan aktivitas kerja lima menit sebelum azan berkumandang guna melaksanakan salat berjamaah di masjid atau musala.
Ia mengajak seluruh kepala sekolah dan tenaga pendidik untuk turut mengimplementasikan kebijakan tersebut sebagai bagian dari upaya membangun budaya kerja yang religius.
“Kami berharap seluruh jajaran pendidikan dapat menjadi contoh dalam menerapkan kebijakan ini, dengan menghentikan aktivitas sejenak saat menjelang azan untuk melaksanakan salat berjamaah,” tambahnya.
Kegiatan ini kemudian dilanjutkan dengan sesi pendampingan teknis aktivasi akun pada aplikasi Srikandi yang dipandu oleh tim Bidang Persandian Kominfo Sidrap.
Melalui kegiatan ini, diharapkan akselerasi digitalisasi administrasi pemerintahan dapat berjalan seiring dengan penguatan nilai-nilai religius di lingkungan aparatur, sehingga tercipta birokrasi yang profesional, modern, dan berintegritas.



Komentar