DPRD Makassar

Andi Makmur Ajak Warga Optimistis Dukung Proyek Jembatan Kembar Barombong, Tekankan Pendekatan Kemanusiaan

MUHAMMAD LUTFI
MUHAMMAD LUTFI

Senin, 13 April 2026 16:02

Andi Makmur Ajak Warga Optimistis Dukung Proyek Jembatan Kembar Barombong, Tekankan Pendekatan Kemanusiaan

MAKASSAR, Trotoar.id — Pemerintah Kota Makassar terus mempercepat proses pembebasan lahan untuk pembangunan Jembatan Kembar Barombong yang berlokasi di Kelurahan Barombong, Kecamatan Tamalate.

Proses tersebut ditargetkan mencapai status clear and clean paling lambat Juni 2026.

Proyek strategis ini diharapkan menjadi solusi untuk mengurai kemacetan sekaligus memperkuat konektivitas kawasan selatan dan barat Kota Makassar.

Ketua Fraksi PKB DPRD Makassar, Andi Makmur Burhanuddin, mengajak masyarakat untuk tetap optimistis terhadap percepatan yang dilakukan pemerintah.

Ia menilai, proyek tersebut merupakan kepentingan bersama yang akan memberikan dampak luas bagi masyarakat.

“Kita harus optimistis. Komitmen pemerintah sudah terlihat jelas. Ini seperti membuka simpul kemacetan ketika satu titik terurai, dampaknya akan dirasakan secara luas,” ujarnya.

Ia juga menekankan bahwa proses pembebasan lahan harus dilakukan secara hati-hati, mengingat menyangkut hak kepemilikan masyarakat.

Karena itu, pendekatan kemanusiaan dinilai menjadi hal yang sangat penting.

“Proses ini harus mengedepankan pendekatan kemanusiaan. Masyarakat harus dihargai dan diberikan kepastian yang adil,” tambahnya.

Menurutnya, jika pembebasan lahan berjalan secara transparan dan tepat, proyek ini tidak hanya berdampak pada kelancaran lalu lintas, tetapi juga mampu mendorong pertumbuhan ekonomi di wilayah sekitar.

“Bukan hanya mengurai kemacetan, tetapi juga membuka peluang ekonomi baru. Ini adalah manfaat jangka panjang yang harus kita lihat bersama,” jelasnya.

Andi Makmur turut mengajak masyarakat untuk mendukung pembangunan tersebut sebagai bentuk kontribusi terhadap kepentingan publik yang lebih luas.

“Jika diniatkan untuk kemaslahatan bersama, ini bisa menjadi amal jariyah karena manfaatnya akan terus dirasakan oleh banyak orang,” tegasnya.

Ia menambahkan, percepatan yang dilakukan pemerintah tetap harus berjalan secara terukur agar tidak menimbulkan persoalan di kemudian hari.

“Percepatan memang penting, tetapi harus dibangun di atas fondasi yang kuat, baik secara fisik maupun sosial, agar manfaatnya bisa bertahan dalam jangka panjang,” pungkasnya.

Penulis : Upiq

 Komentar

Berita Terbaru
Daerah15 April 2026 18:58
DWP Sidrap Ikuti Halalbihalal dan Peringatan Hari Kartini DWP Pusat Secara Daring
SIDRAP, Rrotoar.id — Pengurus Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kabupaten Sidenreng Rappang bersama DWP tingkat kecamatan se-Sidrap mengikuti kegiatan H...
Daerah15 April 2026 18:21
Bupati Andi Rahim Dilantik sebagai Wakil Ketua Bidang Diplomasi Maritim ASPEKSINDO 2025–2030
JAKARTA, Trotoar id — Bupati Luwu Utara, Andi Abdullah Rahim, resmi mengemban amanah baru di tingkat nasional setelah dilantik sebagai Wakil Ketua B...
Metro15 April 2026 17:29
Wawali Makassar Terima Audiensi MPM UNM, Bahas Pekan Parlemen 2026
MAKASSAR, Trotoar.id — Wakil Wali Kota Makassar, Aliyah Mustika Ilham, menerima audiensi Majelis Permusyawaratan Mahasiswa Universitas Negeri Makass...
Metro15 April 2026 17:05
Wali Kota Makassar Tolak Pengadaan Randis Baru
MAKASSAR, Trotoar.id — Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, mengambil langkah tegas dalam pengelolaan anggaran daerah dengan menolak pengadaan ken...