MAKASSAR, TROTOAR.ID — Wakil Wali Kota Makassar Aliyah Mustika Ilham menerima audiensi jajaran Brighton Property Indonesia di Ruang Rapat Wakil Wali Kota, Jumat (8/5/2026).
Pertemuan tersebut menjadi ajang silaturahmi sekaligus forum diskusi mengenai potensi kerja sama dalam mendukung akses kepemilikan hunian bagi masyarakat, khususnya aparatur sipil negara (ASN) dan PPPK.
Audiensi ini turut dihadiri sejumlah pimpinan organisasi perangkat daerah (OPD), di antaranya Kepala BKPSDM Makassar Kamelia Thamrin Tantu, Kepala Dinas Perumahan dan Permukiman Mahyuddin, serta perwakilan DPMPTSP dan Dinas Tata Ruang Kota Makassar.
Baca Juga :
Dalam pemaparannya, pihak Brighton Property Makassar memperkenalkan sistem jaringan properti terintegrasi yang dimiliki perusahaan.
Layanan tersebut mencakup jual beli dan sewa properti, pembiayaan kredit pemilikan rumah (KPR), hingga akses pencarian properti di berbagai wilayah di Indonesia maupun luar negeri.
Business Manager Brighton, Rovi, menyampaikan bahwa audiensi ini bertujuan memperkenalkan Brighton Property sekaligus membuka peluang kolaborasi dengan Pemerintah Kota Makassar.
Menurutnya, Brighton Property Indonesia telah berkembang sebagai salah satu jaringan agen properti nasional dengan cabang di berbagai kota besar, termasuk Makassar.
Selain bergerak di sektor pemasaran properti, perusahaan ini juga memiliki program pelatihan dan peningkatan kompetensi di bidang properti, kerja sama pembiayaan dengan perbankan, serta kegiatan sosial melalui program “Brighton Peduli”.
Menanggapi hal tersebut, Wakil Wali Kota Aliyah Mustika Ilham menyambut positif inisiatif yang ditawarkan Brighton Property.
Ia menegaskan bahwa Pemerintah Kota Makassar memiliki perhatian serius terhadap pemenuhan kebutuhan hunian layak bagi pegawai, baik ASN maupun PPPK.
“Fokus kita adalah bagaimana pegawai bisa mendapatkan rumah yang layak huni dan terjangkau,” ujarnya.
Aliyah berharap komunikasi dan koordinasi antara pemerintah daerah dengan pihak pengembang maupun jaringan properti dapat terus ditingkatkan.
Hal ini dinilai penting untuk mempermudah akses kepemilikan rumah, khususnya rumah subsidi bagi masyarakat berpenghasilan menengah ke bawah.
Ia juga menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor dalam mendukung program perumahan yang inklusif dan berkelanjutan.
Menurutnya, sinergi antara pemerintah dan pelaku usaha properti akan memberikan dampak positif dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Dengan adanya kerja sama tersebut, diharapkan semakin banyak masyarakat Kota Makassar yang dapat memiliki hunian yang aman, nyaman, dan sesuai kebutuhan.
Audiensi ini menjadi langkah awal dalam menjajaki potensi kemitraan strategis antara Pemerintah Kota Makassar dan sektor swasta di bidang perumahan.




Komentar