Pemda Bulukumba

Viral Kandang Babi di Gudang Farmasi, Camat Tamalate Turun Tangan: Kini Sudah Dipindahkan

MUHAMMAD LUTFI
MUHAMMAD LUTFI

Selasa, 12 Mei 2026 21:39

Viral Kandang Babi di Gudang Farmasi, Camat Tamalate Turun Tangan: Kini Sudah Dipindahkan

MAKASSAR, TROTOAR.ID — Polemik keberadaan kandang babi di area gudang farmasi di Jalan Dg. Tata, Kecamatan Tamalate, Makassar, akhirnya ditindaklanjuti Pemerintah Kota Makassar.

Setelah sempat viral dan menuai keluhan warga, lokasi tersebut kini telah dibersihkan dan dinyatakan steril.

Camat Tamalate, Muhammad Aril Syahbani, memastikan bahwa pihaknya telah turun langsung ke lokasi bersama unsur Bantuan Kendali Operasi (BKO) Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) untuk melakukan peninjauan dan penanganan.

“Kami sudah cek langsung ke lokasi. Saat ini sudah tidak ada lagi aktivitas peternakan, kandang telah dibersihkan, dan hewan ternaknya telah dipindahkan oleh pemilik,” ujar Aril, Selasa (12/5/2026).

Keberadaan kandang babi di area yang disebut sebagai gudang farmasi sebelumnya menjadi sorotan publik setelah beredar luas di media sosial.

Kondisi tersebut memicu keresahan warga, terutama terkait aspek kebersihan dan ketertiban lingkungan.

Saat dilakukan pengecekan awal, petugas memang menemukan adanya kandang babi di lokasi tersebut.

Namun, tak berselang lama setelah menjadi perhatian publik, pemilik langsung melakukan pembersihan dan pemindahan ternak.

“Saat itu memang ditemukan kandang babi di lokasi, tetapi sekarang sudah tidak ada lagi,” tegas Aril.

Dalam penanganannya, pihak kecamatan mengedepankan pendekatan persuasif dengan tetap menghargai kondisi dan latar belakang pemilik ternak.

Berdasarkan keterangan pemilik, babi yang dipelihara tersebut bukan untuk kepentingan komersial, melainkan hanya untuk konsumsi pribadi.

“Menurut pengakuan pemilik, ternak tersebut tidak diperjualbelikan, tetapi untuk konsumsi sendiri. Bahkan saat ini sudah dipotong dan tidak ada lagi di lokasi,” jelasnya.

Pemerintah Kecamatan Tamalate menegaskan akan meningkatkan pengawasan terhadap aktivitas masyarakat yang berpotensi menimbulkan gangguan ketertiban umum maupun ketidaknyamanan lingkungan.

Koordinasi lintas instansi juga akan diperkuat guna memastikan pemanfaatan lahan dan aktivitas usaha tetap sesuai aturan.

“Ke depan, kami akan lebih intens melakukan pengawasan dan memastikan setiap aduan masyarakat dapat segera ditindaklanjuti dengan cepat dan tepat,” tutup Aril.

Penulis : Addy

 Komentar

Berita Terbaru
Metro25 Agustus 2026 19:28
Appi Geram Data Iuran Sampah Tak Seragam, Camat-Lurah Diminta Cek Rumah Warga
MAKASSAR, Trotoar.id — Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, memberikan ultimatum kepada seluruh camat untuk segera membenahi data penerima program...
Metro25 Agustus 2026 10:23
Wali Kota Appi Sapa Warga Pulau Lanjukang hingga Aksi Hijau di CPI Bersama Kepala BKN dan Wagub Sulsel
MAKASSAR, Trotoar.id — Hari libur tak membuat Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, menghentikan aktivitasnya. Sejak pagi hingga sore, Appi, sapaan...
Nasional25 Agustus 2026 06:25
Dari 33 Jadi 117 Kafilah, MTQ VIII KORPRI Pulang Kampung ke Makassar
MAKASSAR, Trotoar.id — Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) VIII Korps Pegawai Republik Indonesia (KORPRI) Tingkat Nasional 2026 resmi dibuka di Lapangan...
Metro25 Agustus 2026 05:01
MTQ VIII KORPRI Nasional 2026 Resmi Dibuka Menag, Gubernur Sulsel Sambut Kafilah se-Indonesia
MAKASSAR, Trotoar.id — Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) VIII Korps Pegawai Republik Indonesia (KORPRI) Tingkat Nasional 2026 resmi dibuka Menteri ...