MAKASSAR, TROTOAR.ID — Anggota DPRD Kota Makassar, Muhammad Yulianto Badwi, kembali menyerap aspirasi masyarakat dalam agenda reses ketiga masa persidangan ketiga tahun sidang 2025/2026.
Kegiatan tersebut digelar di Jalan Petta Ponggawa, RT 3 RW 4, Kelurahan Kalukuang, Kecamatan Tallo, Jumat (22/5/2026), dan dihadiri warga setempat yang antusias menyampaikan berbagai persoalan di lingkungannya.
Sebagai Ketua Fraksi Golkar DPRD Makassar, Yulianto memanfaatkan reses ini untuk bertemu langsung dengan konstituen di daerah pemilihannya yang meliputi Kecamatan Tallo, Wajo, Bontoala, Ujung Tanah, hingga Kepulauan Sangkarrang.
Dalam dialog tersebut, ia menerima beragam keluhan warga yang didominasi persoalan kebutuhan dasar, seperti ketersediaan air bersih, pengelolaan sampah, drainase, serta penerangan jalan.
“Keluhan masyarakat umumnya sama, khususnya di wilayah pesisir utara. Pertama terkait kebutuhan air bersih, kedua penanganan sampah, termasuk kekurangan armada pengangkut,” ujarnya.
Ia menambahkan, persoalan drainase dan lampu jalan juga menjadi keluhan yang hampir merata di setiap titik reses.
Menanggapi hal itu, Yulianto menegaskan komitmennya untuk mengawal seluruh aspirasi masyarakat agar dapat ditindaklanjuti oleh organisasi perangkat daerah (OPD) terkait di lingkup Pemerintah Kota Makassar.
Khusus persoalan sampah, ia mendorong peningkatan kesadaran masyarakat dalam melakukan pemilahan sampah sejak dari rumah tangga, baik organik maupun anorganik, sebagai bagian dari solusi berkelanjutan.
“Pemilahan sampah terus kita dorong, termasuk penguatan bank sampah agar pengelolaannya lebih optimal,” jelasnya.
Selain itu, ia menilai perlu adanya penambahan armada pengangkut sampah guna memaksimalkan layanan, khususnya di kawasan padat penduduk.
Yulianto juga menyoroti pentingnya penerangan jalan. Menurutnya, selain menunjang aktivitas masyarakat, lampu jalan berperan dalam meningkatkan keamanan lingkungan, terutama di tengah meningkatnya potensi kriminalitas.
“Banyak warga mengusulkan penambahan titik lampu maupun penggantian lampu yang sudah tidak berfungsi. Ini penting untuk segera ditindaklanjuti,” katanya.
Sementara itu, terkait air bersih, ia mengakui cakupan layanan di wilayah utara Makassar masih terbatas, sehingga sebagian warga harus membeli air untuk kebutuhan sehari-hari.
Ia menegaskan pihaknya terus mendorong solusi konkret dengan melibatkan PDAM dan OPD terkait melalui berbagai forum pembahasan.
“Kami terus menyuarakan persoalan ini. Bahkan, kami sudah beberapa kali memanggil pihak terkait untuk mencari solusi bersama,” tegasnya.
Yulianto berharap seluruh aspirasi yang dihimpun dalam reses ini dapat segera ditindaklanjuti secara bertahap demi meningkatkan kualitas pelayanan dan kesejahteraan masyarakat di daerah pemilihannya.




Komentar