Pemda Sidrap

Bupati Sidrap Kumpulkan Kades dan Lurah, Mantapkan Langkah Jaga Tren Positif Pertanian

MUHAMMAD LUTFI
MUHAMMAD LUTFI

Kamis, 18 Juni 2026 17:40

Bupati Sidrap Kumpulkan Kades dan Lurah, Mantapkan Langkah Jaga Tren Positif Pertanian

SIDRAP, TROTOAR.ID — Bupati Sidenreng Rappang (Sidrap), Syaharuddin Alrif, mengumpulkan seluruh kepala desa dan lurah se-Kabupaten Sidrap dalam rapat koordinasi di Aula Saromase Kompleks SKPD, Kamis (18/6/2026).

Pertemuan tersebut turut dihadiri Sekretaris Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Munasri, para camat, serta undangan lainnya.

Kegiatan ini menjadi momentum untuk menyamakan langkah pemerintah desa dan kelurahan dalam menjaga tren positif sektor pertanian sekaligus memperkuat peningkatan produktivitas dan ekonomi masyarakat.

Dalam arahannya, Syaharuddin menyoroti sejumlah perkembangan dan tantangan di sektor pertanian yang menjadi andalan utama Kabupaten Sidrap.

Ia menyebut, salah satu kendala yang masih dihadapi adalah belum serentaknya pola tanam akibat persoalan ketersediaan air, khususnya di wilayah Tellu Limpoe, Maritengngae, dan Panca Lautang.

“Pertanian menjadi andalan kita. Ada beberapa kendala, terutama penanaman yang belum serentak karena masalah air di beberapa wilayah,” ujarnya.

Untuk mengatasi hal tersebut, pemerintah daerah terus melakukan penguatan sektor pertanian, salah satunya melalui program listrik masuk sawah.

Menurutnya, program tersebut telah menyelesaikan seluruh tahapan pengeboran dan kini memasuki proses pemasangan jaringan listrik.

“Untuk prioritas pertama sudah selesai, sementara prioritas kedua dan ketiga dilakukan bertahap, termasuk pengiriman tiang listrik. Pekerjaan oleh PLN ditargetkan berlangsung Juni hingga Juli,” jelasnya.

Selain itu, Syaharuddin memaparkan sejumlah program prioritas pertanian tahun 2026, di antaranya cetak sawah rakyat, optimalisasi lahan rawa dan nonrawa, serta pembangunan irigasi tersier.

Program-program tersebut dinilai penting dalam meningkatkan produktivitas serta memperkuat ketahanan pangan daerah.

Ia berharap musim tanam kedua tahun ini dapat berjalan optimal dan menghasilkan panen sesuai target.

“Musim tanam kedua kita harapkan bisa terkejar dan panen pada Agustus atau September. Bahkan kemungkinan awal Agustus sudah mulai panen,” katanya.

Syaharuddin juga meminta desa-desa yang telah menjalankan program indeks pertanaman (IP) 300 agar tetap mempersiapkan pelaksanaannya.

Menurutnya, program IP 300 menjadi kunci dalam menjaga kesinambungan peningkatan produksi pertanian.

Lebih lanjut, ia menekankan pentingnya pengaturan produksi dan penyerapan hasil panen pada periode September hingga Desember.

Pemerintah daerah, kata dia, akan kembali melakukan koordinasi dengan Bulog dan Perpadi guna memastikan stabilitas harga serta optimalisasi serapan hasil panen petani.

“Ini penting karena kami akan kembali rapat dengan Bulog dan Perpadi untuk menata harga dan serapan panen. Kalau tidak diatur, harga bisa bagus, tetapi serapannya harus dipastikan,” tegasnya.

Melalui sinergi antara pemerintah daerah, desa, dan pemangku kepentingan, diharapkan sektor pertanian Sidrap terus menunjukkan tren positif dan mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Penulis : Addy

 Komentar

Berita Terbaru
Politik26 Juni 2026 02:21
Nama “Basri Kajang” Menggema, Publik Gowa Menanti Jawaban di Ruang Pansus
MAKASSAR, TROTOAR.ID — Perhatian publik Kabupaten Gowa belakangan ini tersedot ke satu nama yang tiba-tiba mencuat ke permukaan Basri Kajang. Nama i...
Daerah26 Juni 2026 01:35
Verifikasi Lapangan Batas Bulukumba–Sinjai, Menyusuri Garis yang Belum Usai
BULUKUMBA, TROTOAR.ID — Garis batas wilayah tak selalu tampak jelas di atas peta. Di beberapa tempat, ia menjadi ruang tafsir, bahkan perdebatan pan...
Metro25 Juni 2026 22:51
Wagub Sulsel Buka Forum IGS
MAKASSAR, TROTOAR.ID — Sulawesi Selatan kembali menunjukkan perannya sebagai gerbang ekonomi Indonesia Timur di hadapan dunia internasional. Wakil G...
Metro25 Juni 2026 22:47
Walikota Makassar Lantik 153 Imam Kelurahan
MAKASSAR, TROTOAR.ID — Pemerintah Kota Makassar mulai menempatkan imam kelurahan sebagai pilar penting dalam membangun kehidupan sosial dan keagamaa...