
Sidrap, Trotoar.id — Program BPJS Kesehatan gratis yang dijalankan Pemerintah Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap) menjadi objek kajian disertasi dosen Universitas Andalas, Padang, Sumatra Barat.
Program yang mulai diimplementasikan pada Januari 2025 tersebut dinilai berhasil meningkatkan kepesertaan BPJS Kesehatan secara signifikan sekaligus mendorong pemanfaatan layanan kesehatan masyarakat.
Hal tersebut terungkap saat Bupati Sidrap, Syaharuddin Alrif, menerima wawancara tim peneliti Universitas Andalas di ruang kerjanya, Senin (29/6/2026).

Syaharuddin menjelaskan, program BPJS gratis yang didukung alokasi anggaran sekitar Rp52 miliar dari APBD memberikan dampak nyata terhadap akses layanan kesehatan masyarakat.
“Dengan alokasi tersebut, pelayanan kesehatan meningkat karena masyarakat tidak lagi ragu berobat ke puskesmas maupun rumah sakit,” ujarnya.
Menurutnya, peningkatan kunjungan masyarakat turut berdampak pada kinerja fasilitas kesehatan, termasuk meningkatnya jasa layanan kapitasi dan nonkapitasi.
Selain itu, tingkat keterisian atau okupansi rumah sakit di Sidrap juga mengalami peningkatan seiring bertambahnya jumlah pasien.

Bupati mengungkapkan, kepesertaan BPJS Kesehatan di Sidrap melonjak drastis dari sekitar 16 persen menjadi 99 persen sejak program tersebut dijalankan.
Ia menilai capaian tersebut merupakan hasil kebijakan efisiensi anggaran tahun 2025 yang difokuskan pada program prioritas masyarakat, khususnya sektor kesehatan.
Syaharuddin menyebut terdapat empat dampak utama dari program tersebut, yakni meningkatnya okupansi rumah sakit, bertambahnya jasa layanan tenaga kesehatan, optimalisasi pelayanan puskesmas melalui kapitasi, serta perputaran anggaran kesehatan yang lebih produktif.
“Pengalihan belanja yang kurang prioritas ke sektor kesehatan memberikan manfaat langsung bagi masyarakat,” katanya.
Ia menegaskan, kebijakan tersebut merupakan bentuk keberpihakan pemerintah daerah terhadap kebutuhan dasar masyarakat, terutama dalam menjamin akses layanan kesehatan.
Tim peneliti Universitas Andalas menilai Sidrap sebagai salah satu daerah yang berhasil mempercepat pencapaian Universal Health Coverage (UHC) melalui dukungan APBD.
Keberhasilan tersebut tercermin dari tingginya kepesertaan BPJS serta meningkatnya pemanfaatan layanan kesehatan, baik di tingkat pertama maupun layanan rujukan.


Komentar