Pemkot Makassar

Wali Kota Appi Hidupkan Jejak Kerajaan Tallo, Siapkan Kawasan Wisata Sejarah Berbasis Budaya

MUHAMMAD LUTFI
MUHAMMAD LUTFI

Senin, 29 Juni 2026 17:57

Wali Kota Appi Hidupkan Jejak Kerajaan Tallo, Siapkan Kawasan Wisata Sejarah Berbasis Budaya

MAKASSAR, TROTOAR.ID — Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, menegaskan langkah serius pemerintah kota dalam menghidupkan kembali jejak sejarah Kerajaan Tallo sebagai bagian dari identitas dan peradaban Kota Makassar.

Komitmen ini tidak berhenti pada pelestarian simbolik, melainkan diarahkan pada pembangunan kawasan budaya yang hidup, terintegrasi, dan mampu menjadi destinasi wisata sejarah.

Hal tersebut disampaikan Munafri saat menerima audiensi para pemangku adat dari Tallo, Gowa, dan Toraja di Balai Kota Makassar.

Dalam pertemuan itu, ia menekankan pentingnya menghadirkan kembali warisan sejarah dalam bentuk yang nyata dan dapat diakses publik.

“Jangan sampai budaya Kerajaan Tallo hanya tinggal cerita tanpa wujud. Kita ingin menghadirkan ruang budaya yang benar-benar hidup,” tegasnya.

Menurut Munafri, selama ini narasi besar tentang Kerajaan Tallo belum diimbangi dengan representasi fisik yang kuat di Kota Makassar.

Padahal, bersama Kerajaan Gowa, Tallo merupakan bagian dari “Kerajaan Kembar” yang memiliki peran strategis dalam sejarah perdagangan dan perkembangan kawasan timur Nusantara.

Konsep “dua raja satu rakyat” menjadi fondasi sistem pemerintahan yang memperkuat posisi Makassar sebagai pusat maritim pada masanya.

Munafri menilai, kekuatan sejarah tersebut harus diangkat kembali sebagai identitas kota sekaligus potensi ekonomi berbasis pariwisata budaya.

Karena itu, Pemkot Makassar berencana merevitalisasi kawasan situs Kerajaan Tallo, termasuk pembangunan kembali Balla Lompoa sebagai pusat aktivitas budaya.

Kawasan ini nantinya tidak hanya menjadi objek wisata, tetapi juga ruang edukasi yang menghadirkan pengalaman sejarah secara langsung.

Berbagai aktivitas budaya dirancang untuk menghidupkan kawasan tersebut, mulai dari pertunjukan seni tradisional hingga kegiatan kerajinan seperti menenun.

Selain itu, kawasan ini juga akan menjadi ruang narasi sejarah yang menjelaskan perjalanan Kerajaan Tallo dan kontribusinya terhadap lahirnya Kota Makassar.

Munafri menegaskan, wisatawan yang datang ke Makassar harus dapat menemukan jejak sejarah Tallo tanpa harus mencarinya di daerah lain.

Namun demikian, ia mengakui bahwa penguatan kelembagaan adat menjadi kunci utama sebelum program revitalisasi dijalankan secara penuh.

Konflik internal dalam struktur adat, menurutnya, selama ini menjadi salah satu hambatan dalam upaya pelestarian dan pengembangan kawasan budaya.

Karena itu, ia mendorong pembentukan lembaga independen yang dapat memastikan legalitas dan kejelasan struktur kelembagaan adat.

Dengan adanya kepastian tersebut, pemerintah akan memiliki dasar yang kuat untuk menjalin kemitraan dan mengembangkan kawasan budaya secara berkelanjutan.

Munafri menegaskan bahwa kebangkitan Kerajaan Tallo bukan sekadar romantisme sejarah, tetapi strategi membangun identitas kota sekaligus menggerakkan sektor pariwisata.

Ia berharap, melalui langkah ini, Makassar dapat menghadirkan wajah baru sebagai kota yang tidak hanya modern, tetapi juga berakar kuat pada sejarah dan budayanya.

Penulis : Febri

 Komentar

Berita Terbaru
Hukum29 Juni 2026 21:33
Hakim Tunggul Gugurkan Harapan Jaksa Seret Bachtiar ke Meja Hijau Dalam Kasus Bibit Nanas
MAKASSAR, TROTOAR.ID — Langkah Kejaksaan Tinggi Sulawesi Selatan untuk membawa mantan Penjabat (Pj) Gubernur Sulawesi Selatan, Bachtiar Baharuddin, ...
Hukum29 Juni 2026 21:17
Praperadilan Di Kabulkan, Hakim Minta Jaksa Bebaskan Bachtiar
MAKASSAR, TROTOAR.ID — Hakim tunggal Pengadilan Negeri Makassar, Muhammad Adil Kasim, mengabulkan sebagian gugatan praperadilan yang diajukan mantan...
Daerah29 Juni 2026 19:15
Pemkab Barru Gandeng Kampus, Mahasiswa STIA LAN Turun Langsung Dorong Inovasi dan Tata Kelola Desa
BARRU, TROTOAR.ID — Pemerintah Kabupaten Barru terus memperkuat kolaborasi dengan perguruan tinggi sebagai bagian dari strategi pembangunan berbasis...
Daerah29 Juni 2026 18:13
Kolaborasi Pemkab Luwu–Kemenkum Sulsel Perkuat Perlindungan Produk Unggulan dan Kepastian Hukum Daerah
LUWU, TROTOAR.ID — Pemerintah Kabupaten Luwu mengambil langkah strategis dalam memperkuat tata kelola pemerintahan sekaligus melindungi potensi ekon...