Pemprov Sulsel

Sekda Sulsel Buka KKS x DIGIFEST 2026, Dorong Wastra Lokal Tembus Pasar Nasional dan Global

ANTI CIBOL
ANTI CIBOL

Selasa, 28 Juli 2026 12:29

Sekda Sulsel Buka KKS x DIGIFEST 2026, Dorong Wastra Lokal Tembus Pasar Nasional dan Global

MAKASSAR, Trotoar.id – Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan bersama Bank Indonesia terus memperkuat pengembangan industri kreatif berbasis budaya melalui penyelenggaraan Karya Kreatif Sulawesi Selatan (KKS) x South Sulawesi Digital Festival (DIGIFEST) 2026 bertajuk Wastra Heritage Market.

Kegiatan ini diharapkan menjadi panggung bagi produk wastra lokal untuk memperluas pasar hingga tingkat nasional dan internasional.

Kegiatan yang berlangsung di Atrium Mall Ratu Indah Makassar pada 28 Juli hingga 2 Agustus 2026 itu secara resmi dibuka Sekretaris Daerah Provinsi Sulawesi Selatan, Jufri Rahman, Selasa (28/7/2026).

Sebanyak 63 UMKM sektor wastra, tekstil, dan kriya binaan Bank Indonesia serta Dekranasda Sulsel ikut ambil bagian dalam pameran tersebut. Selain itu, 37 UMKM produk kuliner juga meramaikan kegiatan sebagai bagian dari penguatan ekosistem ekonomi kreatif daerah.

Pembukaan ditandai dengan pemakaian kain wastra oleh Sekda Sulsel bersama para tamu undangan, di antaranya Anggota DPR RI Meity Rahmatia, Ketua DPRD Sulsel Andi Rachmatika Dewi, Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Sulawesi Selatan Rizki Ernadi Wimanda, serta perwakilan OJK, LPS, dan Dharma Wanita Persatuan Sulsel.

Baca Juga  Pemprov Sulsel Perkuat Perlindungan Pekerja Rentan, Target UCJ 2026 Capai 49 Persen

Dalam sambutannya, Jufri Rahman mengapresiasi konsistensi Bank Indonesia dalam membina pelaku UMKM dan mendorong pengembangan industri wastra sebagai salah satu identitas budaya Sulawesi Selatan.

Menurutnya, meningkatnya penggunaan wastra harus dibarengi dengan upaya menjaga kualitas produk, inovasi desain, serta peningkatan daya saing agar mampu bertahan di tengah kompetisi pasar.

“Penggunaan saja bukanlah jaminan akan kelestariannya. Oleh karena itu harus ada ikhtiar, kerja keras, dan kerja cerdas untuk terus mengembangkan serta meningkatkan keterlibatan semua pihak,” ujar Jufri.

Ia menegaskan, Pemprov Sulsel terus memberikan dukungan kepada pelaku UMKM melalui pembinaan, peningkatan kapasitas usaha, hingga mendorong kemudahan akses pembiayaan agar produk lokal mampu naik kelas.

Baca Juga  Pemprov Sulsel Percepat Manajemen Talenta ASN Lewat FAST ASN, Dukung Mobilitas Karier Berbasis Kompetensi

Menurut Jufri, Wastra Heritage Market bukan sekadar pameran produk, tetapi menjadi etalase promosi yang membuka peluang bagi wastra Sulawesi Selatan untuk dikenal lebih luas, termasuk pada berbagai agenda nasional maupun internasional.

“Ini kesempatan kita untuk meningkatkan derajat wastra Sulawesi Selatan dengan bersama-sama menggunakannya, baik pada kegiatan resmi maupun dalam aktivitas sehari-hari,” katanya.

Sementara itu, Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Sulawesi Selatan, Rizki Ernadi Wimanda, mengatakan sektor ekonomi kreatif, khususnya fesyen dan kuliner, memiliki kontribusi besar terhadap perekonomian nasional sehingga perlu terus diperkuat melalui kolaborasi lintas sektor.

Menurutnya, Bank Indonesia bersama Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan berkomitmen membangun ekosistem wastra agar mampu bersaing di tingkat nasional bahkan menembus pasar internasional.

“Tidak hanya menjadi juara di Sulawesi Selatan, tetapi harus mampu bersaing di tingkat nasional. Kalau perlu kita dorong hingga ke pasar luar negeri,” tegas Rizki.

Baca Juga  BPK Instruksikan Pembenahan Terhadap Tiga Temuan LHP

Ia mengungkapkan, kualitas karya para desainer Sulawesi Selatan dinilai mampu bersaing dengan produk dari berbagai daerah di Indonesia.

Bahkan, pada tahun sebelumnya salah seorang desainer Sulsel mendapat kesempatan memperkenalkan karyanya di Turki dan tahun ini kembali akan tampil pada ajang Karya Kreatif Indonesia (KKI).

Rizki menambahkan, Bank Indonesia setiap tahun membina sekitar 75 UMKM melalui berbagai program pengembangan yang tidak hanya menyasar sektor usaha mikro, tetapi juga petani, eksportir, hingga pesantren agar mampu tumbuh lebih mandiri dan berdaya saing.

Melalui penyelenggaraan KKS x DIGIFEST 2026, Pemprov Sulsel dan Bank Indonesia berharap produk-produk unggulan daerah semakin dikenal luas, mendorong UMKM naik kelas, memperkuat identitas budaya melalui wastra, sekaligus meningkatkan kontribusi ekonomi kreatif terhadap pertumbuhan ekonomi Sulawesi Selatan.

Penulis : Anti

 Komentar

Berita Terbaru
Metro31 Oktober 2026 17:23
Appi Ajak IPM Makassar Jadi Mitra Pembangunan, Pelajar Didorong Aktif Cegah Kenakalan Remaja
MAKASSAR, Trotoar.id — Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, membuka ruang kolaborasi bagi Ikatan Pelajar Muhammadiyah (IPM) untuk terlibat langsun...
Metro31 Oktober 2026 17:18
Pokja Bunda PAUD dan Dinas Pendidikan Sulsel Perkuat Transisi PAUD ke SD yang Menyenangkan
MAKASSAR, Trotoar.id — Membangun pendidikan berkualitas sejak usia dini membutuhkan pendekatan yang tepat. Anak tidak boleh dibebani tuntutan akadem...
Metro31 Oktober 2026 16:34
Appi Bidik Makassar Jadi Pusat Medical Tourism Indonesia Timur, Ajak Dokter dan Akademisi Berkolaborasi
MAKASSAR, Trotoar.id — Makassar memiliki peluang besar untuk berkembang menjadi pusat layanan kesehatan unggulan sekaligus destinasi medical tourism...
Metro31 Oktober 2026 16:31
HUT ke-78 GPIB Immanuel, Appi Ajak Jemaat Jadi Mitra Pemerintah Jaga Kerukunan Makassar
MAKASSAR, Trotoar.id — Menjaga keharmonisan dan kedamaian Kota Makassar bukan hanya menjadi tanggung jawab pemerintah dan aparat keamanan. Peran kom...