
MAKASSAR, TROTOAR.ID — Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin memimpin upacara peringatan Hari Kesaktian Pancasila di halaman Kantor Balai Kota Makassar, Kamis (1/10/2026).
Upacara tersebut diikuti Wakil Wali Kota Makassar Aliyah Mustika Ilham, Sekretaris Daerah (Sekda) Makassar Andi Zulkifly Nanda, serta jajaran Pemerintah Kota Makassar, mulai kepala organisasi perangkat daerah (OPD), camat hingga lurah.
Peringatan Hari Kesaktian Pancasila menjadi momentum untuk mengenang Pahlawan Revolusi sekaligus mengingat kembali perjalanan sejarah bangsa dalam mempertahankan Pancasila sebagai dasar dan ideologi negara.
Bagi Pemerintah Kota Makassar, peringatan tersebut juga menjadi momentum untuk memperkuat komitmen aparatur dalam mengamalkan nilai-nilai Pancasila melalui pelaksanaan tugas pemerintahan dan pelayanan kepada masyarakat.
Munafri mengatakan nilai persatuan, gotong royong, keadilan dan kebersamaan harus terus dijaga dalam kehidupan bermasyarakat sekaligus menjadi bagian dari semangat aparatur dalam menjalankan pemerintahan.
“Melalui peringatan Hari Kesaktian Pancasila ini, kita harapkan terus menjaga semangat kebangsaan dan menjadikan Pancasila sebagai landasan dalam menjalankan tugas pemerintahan serta memberikan pelayanan kepada masyarakat,” kata Munafri.
Menurutnya, nilai-nilai Pancasila tidak cukup hanya diperingati dalam upacara, tetapi perlu diwujudkan dalam tindakan nyata, terutama melalui pelayanan pemerintahan yang berorientasi pada kepentingan masyarakat.

Dalam upacara tersebut, Wakil Wali Kota Makassar Aliyah Mustika Ilham membacakan naskah ikrar Hari Kesaktian Pancasila.
Ikrar tersebut menegaskan kembali komitmen mempertahankan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) dan mengamalkan Pancasila sebagai ideologi negara.
Dalam ikrar juga disebutkan bahwa sejak Proklamasi Kemerdekaan pada 17 Agustus 1945, bangsa Indonesia menghadapi berbagai rongrongan terhadap NKRI, baik yang berasal dari dalam maupun luar negeri.
Berbagai ancaman tersebut menjadi pengingat pentingnya kewaspadaan serta kekuatan persatuan dalam mempertahankan Pancasila sebagai dasar negara.
Ikrar tersebut sekaligus menegaskan bahwa semangat kebersamaan yang dilandasi nilai-nilai luhur Pancasila menjadi salah satu kekuatan dalam memperkokoh tegaknya NKRI.
“Di hadapan Tuhan Yang Maha Esa, dalam memperingati Hari Kesaktian Pancasila, kami membulatkan tekad untuk tetap mempertahankan dan mengamalkan nilai-nilai Pancasila sebagai sumber kekuatan menggalang kebersamaan untuk memperjuangkan, menegakkan kebenaran dan keadilan demi keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia,” demikian bagian ikrar yang dibacakan Aliyah.
Peringatan Hari Kesaktian Pancasila tersebut diharapkan tidak berhenti sebagai kegiatan seremonial, tetapi menjadi pengingat bagi jajaran Pemerintah Kota Makassar untuk menerapkan nilai persatuan, keadilan, gotong royong dan kebersamaan dalam menjalankan pemerintahan serta memberikan pelayanan kepada masyarakat. (*)

