Partai Golkar

Sarmuji Sentil Kepala Daerah dan Fraksi Golkar: Jangan Hanya Duduk Manis, Jadilah Motor Penggerak Rakyat

MUHAMMAD LUTFI
MUHAMMAD LUTFI

Sabtu, 17 Oktober 2026 12:19

Sarmuji Sentil Kepala Daerah dan Fraksi Golkar: Jangan Hanya Duduk Manis, Jadilah Motor Penggerak Rakyat

MAKASSAR, Trotoar.id — Sekretaris Jenderal Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Golkar, Sarmuji, melontarkan instruksi tegas sekaligus strategis bagi seluruh kader Partai Golkar yang menduduki jabatan di eksekutif maupun legislatif.

Ia mendesak agar para kepala daerah dan anggota DPRD dari Fraksi Golkar tidak sekadar menikmati kursi kekuasaan, melainkan wajib bertransformasi menjadi motor penggerak utama mesin partai di tengah masyarakat.

Penegasan tersebut disampaikan Sarmuji saat memberikan arahan dalam kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) Anggota Fraksi Partai Golkar dari 11 provinsi di Makassar, Sabtu (17/10/2026).

“Wajah Partai Golkar ada pada anggota fraksi dan kader-kader yang duduk di pemerintahan. Jadi, merekalah yang menjadi ujung tombak partai,” tegas Sarmuji,” kata Sarmuji

Menurutnya, ukuran keberhasilan Golkar di era modern tidak lagi sebatas kemenangan elektoral semata, tetapi diukur dari seberapa besar kehadiran kader di pemerintahan memberikan dampak konkret bagi rakyat.

Sarmuji memaparkan bahwa dinamika politik kekinian menuntut partai politik untuk selalu hadir secara nyata. Kekuatan Golkar ke depan tidak boleh lagi hanya digerakkan oleh struktur organisasi formal di atas kertas.

Pada kesempatan itu, ia juga berpesan secara khusus agar para kader tidak memutus komunikasi dengan masyarakat, terutama kebiasaan mengganti nomor telepon setelah terpilih.

“Banyak anggota DPR, DPRD, dan kepala daerah setelah terpilih ganti nomor telepon, padahal sebelum terpilih rajin membagi-bagikan nomor telepon. Jadi, tolong jangan lagi hal itu terjadi,” ujar Sarmuji.

Lebih lanjut, Sarmuji menekankan bahwa legitimasi kekuasaan yang diemban para kepala daerah dan legislator harus dikembalikan pada esensi dasarnya, yakni melayani masyarakat.

Kader di pemerintahan adalah wajah partai yang dinilai langsung oleh publik setiap hari.

Oleh sebab itu, ia memberikan mandat khusus kepada para kepala daerah dari Partai Golkar agar tidak setengah-setengah dalam mengeksekusi program kerja.

Kebijakan fiskal dan program pembangunan harus dipastikan beririsan langsung dengan solusi atas persoalan riil di daerah.

Sementara itu, instruksi tak kalah penting juga dialamatkan kepada para wakil rakyat di parlemen. Anggota Fraksi Golkar di DPRD diminta tampil lebih produktif dan proaktif dalam mengawal aspirasi pemilih.

Fungsi legislasi, penganggaran, dan pengawasan harus dioptimalkan agar dewan menjadi garda terdepan dalam membela kepentingan konstituen.

Namun, kerja-kerja sektoral di eksekutif dan legislatif dinilai belum cukup jika berjalan sendiri-sendiri.

Sarmuji mengingatkan pentingnya membangun sinergi yang kokoh antara kepala daerah, anggota fraksi, dan struktur pengurus partai di berbagai tingkatan.

Kolaborasi lintas lini ini diyakini sebagai resep utama untuk merawat basis pemilih sekaligus menjaga ritme komunikasi politik.

Menutup arahannya, Sekjen DPP Golkar ini mengingatkan bahwa seluruh mandat yang diemban kader adalah amanah sejarah yang harus dipertanggungjawabkan secara moral dan politik.

“Buktikan kepada rakyat bahwa kehadiran Partai Golkar di setiap lini pemerintahan benar-benar menghadirkan manfaat nyata, membawa perubahan positif, dan menjawab asa masyarakat luas,” pungkas Sarmuji penuh penekanan

Penulis : Upiq

 Komentar