MAKASSAR, Trotoar.id — Kepengurusan baru Pengurus Provinsi Taekwondo Indonesia (Pengprov TI) Sulawesi Selatan dijadwalkan resmi dilantik di Hotel Unhas, Makassar, Sabtu (24/10/2026).
Pelantikan tersebut akan menjadi momentum penting bagi perkembangan taekwondo di Sulawesi Selatan.
Kepengurusan baru ini dipimpin mantan Bupati Gowa dua periode, Adnan Purichta Ichsan, yang diharapkan mampu memperkuat pembinaan atlet dan meningkatkan prestasi olahraga bela diri tersebut.
Prosesi pelantikan dijadwalkan dipimpin langsung Ketua Umum Pengurus Besar Taekwondo Indonesia (PB TI), Jenderal TNI Richard T.H. Tampubolon, yang juga menjabat Wakil Menteri Pertahanan Republik Indonesia.
Kehadiran pimpinan tertinggi PB TI itu dinilai menjadi bentuk dukungan bagi pengembangan organisasi dan pembinaan taekwondo di Sulawesi Selatan.
Salah seorang pengurus Pengprov TI Sulsel yang akan dilantik, Andi Ian Kurniawan Latanro, mengungkapkan bahwa persiapan kegiatan terus dimatangkan, baik dari sisi teknis maupun nonteknis.
“Insyaallah pelantikan Pengprov TI Sulsel akan dilaksanakan pada Sabtu, 24 Oktober di Hotel Unhas. Kehadiran langsung Ketua Umum PB TI, Bapak Jenderal TNI Richard T.H. Tampubolon yang juga Wakil Menteri Pertahanan RI, tentu menjadi kehormatan sekaligus penanda kuatnya dukungan pusat terhadap kebangkitan taekwondo di Sulawesi Selatan,” ujar Andi Ian di Makassar, Kamis (22/10/2026).
Andi Ian menyambut optimistis kepemimpinan Adnan Purichta Ichsan. Ia menilai, pengalaman Adnan memimpin Kabupaten Gowa selama dua periode menjadi modal penting untuk memperkuat tata kelola organisasi dan mendorong peningkatan prestasi atlet.
Menurutnya, rekam jejak Adnan dalam memimpin pemerintahan daerah, termasuk berbagai terobosan dan inovasi yang dijalankan selama menjabat bupati, diharapkan dapat diterapkan dalam pengembangan olahraga taekwondo di Sulawesi Selatan.
“Kita semua mengetahui rekam jejak Pak Adnan saat memimpin Kabupaten Gowa selama dua periode. Beliau dikenal berhasil dengan berbagai terobosan dan inovasinya. Tangan dingin dan gaya kepemimpinan progresif itulah yang kami harapkan dapat ditularkan ke dalam tubuh Pengprov TI Sulsel. Belum lagi pengalaman beliau saat memimpin Pertina Sulsel,” jelasnya.
Pengalaman Adnan di organisasi olahraga, lanjut Andi Ian, juga menjadi salah satu alasan munculnya harapan besar terhadap kepengurusan baru tersebut.
Ke depan, Pengprov TI Sulsel diharapkan tidak hanya memperkuat konsolidasi organisasi, tetapi juga membangun sistem pembinaan atlet yang lebih terarah dan berkelanjutan.
Sejumlah agenda yang menjadi perhatian antara lain memperkuat pembinaan atlet sejak usia dini di tingkat kabupaten dan kota, meningkatkan kualitas pelatih serta wasit, dan memperluas kesempatan atlet untuk berkompetisi.
Langkah tersebut dinilai penting untuk membangun fondasi prestasi yang kuat sekaligus meningkatkan daya saing atlet taekwondo Sulawesi Selatan dalam berbagai kejuaraan.
“Harapan besar kita bersama, di bawah kepemimpinan Pak Adnan, Taekwondo Indonesia di Sulsel akan jauh lebih berkembang, modern dalam pembinaan, dan konsisten melahirkan atlet-atlet berprestasi yang mampu mengharumkan nama daerah di level nasional hingga internasional,” tutup Andi Ian.
Pelantikan kepengurusan baru ini diharapkan menjadi titik awal penguatan organisasi dan pembinaan taekwondo Sulawesi Selatan, dengan target melahirkan atlet-atlet berkualitas yang mampu bersaing di tingkat nasional maupun internasional.




Komentar