Pemkot Makassar

Makassar BERJASA Raih Penghargaan Nasional, Appi-Aliyah Perkuat Perlindungan Pekerja Rentan

Suriadi
Suriadi

Selasa, 27 Oktober 2026 16:18

Makassar BERJASA Raih Penghargaan Nasional, Appi-Aliyah Perkuat Perlindungan Pekerja Rentan
9 / 100 Skor SEO

MAKASSAR, Trotoar.id — Upaya Pemerintah Kota Makassar memperluas perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan bagi pekerja rentan kembali mendapat pengakuan di tingkat nasional.

Program unggulan Makassar BERJASA (Berbagi Jaminan Sosial) meraih penghargaan kategori Inovasi Membangun Negeri yang diselenggarakan tvOne.

Penghargaan tersebut menjadi pengakuan atas upaya pemerintahan Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin dan Wakil Wali Kota Aliyah Mustika Ilham dalam memperluas akses perlindungan sosial bagi masyarakat yang menggantungkan penghidupan dari pekerjaan sehari-hari.

Wakil Wali Kota Makassar Aliyah Mustika Ilham menerima penghargaan tersebut mewakili Munafri Arifuddin dalam acara yang berlangsung di Studio tvOne, The Convergence Indonesia, Rasuna Epicentrum, Jakarta Selatan, Senin malam (26/10/2026).

Aliyah didampingi Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Makassar Muhammad Roem serta Pelaksana Tugas Kepala Dinas Ketenagakerjaan Kota Makassar Zainal Ibrahim.

Baca Juga  Pj Sekda Kota Makassar Turun Langsung Bantu Warga Terdampak Kebakaran dalam Program Sabtu Bersih

Menanggapi capaian tersebut, Munafri yang akrab disapa Appi menyampaikan rasa syukur.

Ia berharap penghargaan itu menjadi motivasi bagi pemerintah kota untuk terus memperluas jangkauan program agar semakin banyak masyarakat memperoleh manfaat perlindungan jaminan sosial.

“Alhamdulillah, program Makassar BERJASA yang menjadi bagian dari visi-misi kami dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. Ini terbukti dengan adanya penghargaan yang beberapa kali kita raih, baik di tingkat provinsi maupun nasional,” ujar Munafri, Selasa (27/10/2026).

Bagi Appi, Makassar BERJASA bukan sekadar program jaminan sosial, melainkan bentuk kehadiran pemerintah dalam memberikan rasa aman kepada masyarakat yang bekerja di sektor informal, termasuk mereka yang memiliki penghasilan tidak tetap dan menghadapi risiko kehilangan sumber nafkah.

Program yang dijalankan melalui kolaborasi dengan BPJS Ketenagakerjaan dan didukung anggaran APBD tersebut memberikan perlindungan kepada sekitar 81.000 pekerja rentan dan pekerja keagamaan.

Baca Juga  Makassar Raih Penghargaan Universal Health Coverage dari Wakil Presiden Ma’ruf Amin

Sasaran program mencakup pedagang kecil, nelayan, buruh harian, pekerja seni, serta kelompok masyarakat lain yang rentan secara ekonomi. Perlindungan ini juga menyasar pekerja yang memiliki peran penting dalam kehidupan sosial masyarakat.

“Kita ingin memastikan masyarakat bisa bekerja dengan aman dan nyaman, sekaligus memberikan perlindungan kepada keluarga apabila terjadi sesuatu terhadap pencari nafkah,” tegasnya.

Melalui program tersebut, peserta memperoleh perlindungan Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK) dan Jaminan Kematian (JKM).

Manfaat program diharapkan dapat membantu meringankan beban keluarga ketika peserta mengalami kecelakaan kerja atau meninggal dunia.

Sesuai ketentuan yang berlaku, manfaat jaminan sosial tersebut juga dapat mencakup santunan dan beasiswa pendidikan bagi anak peserta yang memenuhi persyaratan.

Selain JKK dan JKM, Pemkot Makassar juga memperluas perlindungan melalui program Jaminan Hari Tua (JHT). Program ini menyasar 45.000 pekerja rentan dan pekerja keagamaan.

Baca Juga  Milad ke-60 KAHMI, Munafri Buka Ruang Kritik dan Gagasan untuk Pembangunan Makassar

Munafri berharap perluasan perlindungan tersebut dapat membantu peserta menghadapi masa ketika tidak lagi produktif atau tidak mampu bekerja, sehingga memiliki penyangga ekonomi untuk menunjang kebutuhan hidup.

“Program JHT kita harapkan menjadi penyangga ekonomi bagi peserta ketika memasuki masa tidak produktif atau tidak lagi mampu bekerja,” ujarnya.

Menurut Appi, penghargaan yang diraih Makassar BERJASA bukanlah tujuan akhir. Capaian tersebut justru menjadi pengingat bahwa pembangunan daerah harus berjalan beriringan dengan peningkatan kesejahteraan dan perlindungan masyarakat.

Pemerintah Kota Makassar, lanjutnya, akan terus berupaya memastikan kelompok pekerja rentan mendapatkan akses perlindungan sosial yang layak.

“Kami akan terus berupaya membangun sistem perlindungan sosial yang lebih inklusif, sehingga pekerja dapat menjalankan aktivitasnya dengan lebih tenang dan keluarga mereka memiliki penyangga ketika menghadapi risiko,” tutup Appi. (*)

Penulis : Anti

 Komentar

Berita Terbaru
Metro27 Oktober 2026 18:30
Pimpin PSSI Sulsel 2026–2030, Appi Bidik Pembenahan Sepak Bola dan Prestasi Nasional
11 / 100 Didukung oleh Rank Math SEO Skor SEO MAKASSAR, Trotoar.id — Munafri Arifuddin resmi menakhodai Asosiasi Provinsi (Asprov) PSSI Sulawesi Sel...
Metro27 Oktober 2026 17:25
Makassar Jadi Tuan Rumah KMI 2026, Appi Dorong Musik Jadi Mesin Ekonomi Baru
12 / 100 Didukung oleh Rank Math SEO Skor SEO MAKASSAR, Trotoar.id — Kota Makassar mendapat kepercayaan menjadi tuan rumah Konferensi Musik Indonesi...
Metro27 Oktober 2026 14:43
Sulsel Raih Penghargaan Inovasi Membangun Negeri 2026, Transportasi Publik Jadi Sorotan
9 / 100 Didukung oleh Rank Math SEO Skor SEO JAKARTA, Trotoar.id — Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan kembali meraih apresiasi di tingkat nasional...
Metro27 Oktober 2026 13:38
Revitalisasi Benteng Somba Opu Dimulai, Gubernur Sulsel Dukung Status Cagar Budaya Nasional
8 / 100 Didukung oleh Rank Math SEO Skor SEO GOWA, Trotoar.id — Upaya menghidupkan kembali kejayaan sejarah Kerajaan Gowa memasuki babak baru. Guber...