Keluarga Jemaah Haji yang Meninggal Diatas Pesawat Garuda Dapat Santunan Rp125 Juta

Suriadi
Suriadi

Selasa, 19 Desember 2017 18:20

Keluarga Jemaah Haji yang Meninggal Diatas Pesawat Garuda Dapat Santunan Rp125 Juta

Trotoar.id, Makassar — PT. Garuda Indoensia menyerahkan santunan santunan ekstra cover kepada ahli waris sebesar Rp 125 juta kepada keluarga jemaah haji Almarhumah Hj. Nurhayati Duri Mamma asal Sulsel yang meninggal dunia diatas pesawat Garuda Indoensia pada musim Haji 2017 belum lama ini.

Penyerahan santunan diserahkan langsung oleh Perwakilan dari PT. Garuda Indonesia yang diwakili oleh Bambang E Priyanto kepada ahli waris jemaah, dan disaksikan Dirjen PHU Kemenag RI Bapak Prof. Dr. H. Nizar Ali, M.AgKanwil Kemenag Sulsel Dr. H. Abd. Wahid Thahir, PT. Asuransi Kredit Indonesia Elman Sutardi dan sejumlah Direktur dan Pejabat dari Dirjen PHU Kemenag RI, Kabid PHU Kemenag Sulsel, Kepala Kantor dan Kepala Seksi Kemenag Se Sulsel serta dari Keluarga Almarhumah Hj. Nurhayati Duri Mamma.

Penyerahan santunan yang diserahkan di aula kantr Kemenag Sulsel senin kemarin merupakan perjanjian kerjasama antara kementrian Agama dan pihak Garuda Indinesia sebagai perusahaan pengangkutan udara jemaah haji Indonesia

“Bantuna ini merupakan bentuk konsistensi kerja sama antara PT Garuda Indonesia dan Kementrian Agam, yang telah di tuangkan dalam MoU kerja sama pengangkutan jemaah haji Indoensia,” Kata Dirjen PHU Kemenag RI Bapak Prof. Dr. H. Nizar Ali, M.Ag saat acara penyerahan santunan ekstra cover

Sebelumnya, Kepala Kantor Kemenag Sulsel H. Abd. Wahid Thahir mengapresiasi positif langkah cepat Dirjen Kemenag RI dan PT. Garuda Indonesia terhadap pemberian santunan kepada salah satu jemaah haji asal embarkasi Makassar dalam memperoleh haknya.

Meski demikian menurutnya, nilai uang yang diterima pihak keluarga tidak akan mampu dapat menghapus duka mendalam atas kepergian keluarganya kehadirat Allah SWT. “Bantuan ini minimal bisa membuktikan perhatian pemerintah terhadap jaminan jemaah haji, mudah-mudahan santunan ini bisa bermanfaat buat keluarga almarhumah yang ditinggal.

Disamping itu, Kakanwil juga berharap perlakuan yang sama juga bisa segera dirasakan oleh para korban tragedi crane beberapa tahun yang lalu, dimana sampai saat ini belum mendapatkan santunan yang menjadi haknya sebagaimana yang dijanjikan oleh pemerintah Saudi Arabia, “Kami yakin pemerintah tidak tinggal diam dalam hal ini,” harap Wahid Thahir.

Diketahui Almarhumah Hj. Nurhayati Duri Mamma merupakan jemaah haji tahun 2017 asal Embarkasi Makassar Kloter pertama. Almarhumah yang sudah selesai menunaikan ibadah haji

 Komentar

Berita Terbaru
Metro18 April 2024 21:40
Kolaborasi Terjalin Kuat antara Basarnas dan Pemerintah Sulsel dalam Penanganan Bencana
Dalam upaya meningkatkan keselamatan warga dan respons terhadap bencana, Penjabat Gubernur Sulawesi Selatan, Bahtiar Baharuddin, memberikan penghargaa...
Metro18 April 2024 21:15
Kunjungan Konsulat Jenderal Filipina ke Penjabat Gubernur Sulsel
Dalam upaya memperkuat hubungan bilateral, Konsulat Jenderal Filipina, Marry Jennifer Dominggo Dingal, bertemu dengan Penjabat Gubernur Sulawesi Selat...
Politik18 April 2024 17:55
AIA Gerindra Fokus Usung Kader Dipilkada Serentak
Andi Iwan Darmawan Aras, Ketua Dewan Pimpinan Daerah Partai Gerindra, mengungkapkan hasil pertemuan dengan ketua Nasdem Sulsel, Rusdi Masse, dan Rusdi...
Metro18 April 2024 16:54
Kunjungan ke PT. BMS: Muh. Saleh Tekankan Dampak Sosial dan Ekonomi yang Spesifik
Penjabat Bupati Luwu, Drs. H. Muh. Saleh, melakukan kunjungan kerja ke PT Bumi Mineral Sulawesi (BMS) di Desa Karang Karangan, Kecamatan Bua. Dalam ku...