Ketimpangan Marak di Sulsel, Aziz : Ekonomi Kerakyatan Bisa Jadi Solusi

Suriadi
Suriadi

Senin, 25 Desember 2017 18:16

Ketimpangan Marak di Sulsel, Aziz : Ekonomi Kerakyatan Bisa Jadi Solusi

Trotoar.idz Parepare — Bakal Calon Wakil Gubernur Sulsel, Aziz Qahhar Mudzakkar, memenuhi undangan pemuda dan mahasiswa untuk berdiskusi tentang ekonomi kerakyatan di Rumah Kopi, Jalan Sulawesi, Kota Parepare, Minggu, 24 Desember. Dialog itu berlangsung dalam suasana penuh kekeluargaan.

Di hadapan pemuda dan mahasiswa Parepare, pasangan Nurdin Halid (NH) itu membeberkan alasannya mengusung tagline pembangunan berbasis ekonomi kerakyatan. Bukan tanpa alasan, kata dia, pihaknya memilih ekonomi kerakyatan sebagai landasan ekonomi dan pembangunan menuju Sulsel Baru.

Aziz memaparkan Gerakan Membangun di Kampung dan konsep ekonomi kerakyatan telah melalui kajian panjang. Termasuk setelah melihat langsung kondisi masyarakat Sulsel di pelosok desa. Ternyata, ketimpangan tumbuh subur di tengah masyarakat, terlebih bila membanding desa dan kota.

“Bila terus dibiarkan akan mengancam kehidupan masyarakat pada masa mendatang,” kata Aziz, Minggu, 24 Desember.

Berdasarkan hasil kajian, Aziz mengungkapkan ekonomi kerakyatan adalah solusi terbaik menghapus segala ketimpangan. Toh, ekonomi kerakyatan adalah antitesa dari sistem kapitalis dan neoliberalis yang selama ini telah menggerogoti nasib masyarakat Indonesia, termasuk Sulsel.

“Makanya, jika kami (NH-Aziz) diberikan amanah sebagai Gubernur dan Wakil Gubernur Sulsel, kami akan menghilangkan sekat-sekat itu. Ekonomi harus tumbuh merata, tidak boleh ada diskriminasi antara desa dan kota,” janji senator tiga periode itu di hadapan pemuda dan mahasiswa Parepare.

Tokoh pemuda sekaligus penggagas diskusi ekonomi kerakyatan itu, Syahrul Ramadhan, memuji sikap tegas dan program solutif dari NH-Aziz. Menurut dia, bersama segenap pemuda dan mahasiswa lainnya, pihaknya mantap mendukung NH-Aziz setelah melakukan analisa visi misi dan program kerja.

“Setelah melihat dan menganalisa visi misi dan program kerja sejumlah paslon, dengan pertimbangan rasional kami memilih NH-Aziz. Pasangan kandidat ini paling representatif untuk kemajuan Sulsel,” ucap Syahrul.

Ketua IMM Kota Parepare itu mengaku sepakat dengan NH-Aziz bahwa ekonomi kerakyatan adalah benteng terakhir untuk memangkas sistem kapitalis dan neoliberal. (***)

 Komentar

Berita Terbaru
Metro29 Mei 2024 19:17
Tiga Pesan Prof Zudan Pj Gubernur Sulawesi Selatan di Konferwil NU Sulsel
Penjabat Gubernur Sulawesi Selatan, Prof. Zudan Arif Fakrulloh, menghadiri pembukaan Konferensi Wilayah (Konferwil) XIV Nahdlatul Ulama (NU) Sulsel, y...
Metro19 Juni 2024 20:38
Prof Zudan Apresiasi PT Vale yang Peduli Kesejahteraan Masyarakat
Penjabat Gubernur Sulawesi Selatan, Prof Zudan Arif Fakrulloh, menyampaikan apresiasinya terhadap PT Vale yang sangat peduli terhadap keberlanjutan da...
Metro19 Juni 2024 18:19
Indira Yusuf Ismail Tinjau Posyandu Palm 5
Ketua TP PKK Kota Makassar, Indira Yusuf Ismail, melakukan peninjauan ke Posyandu Palm 5 di Kelurahan Bara-baraya, Kecamatan Makassar, pada Rabu, 19 J...
Politik19 Juni 2024 18:06
AIA Disebut Juru Kunci Pertarungan di Pilgub Sulsel 2024
Dengan semakin dekatnya Pemilihan Gubernur Sulawesi Selatan (Pilgub Sulsel) 2024, nama Andi Iwan Darmawan Aras (AIA) semakin mencuat sebagai tokoh kun...
Politik19 Juni 2024 18:01
Adnan Sambangi Markas Amran Sulaiman, Pengamat: Pertemuan Bersifat Spekulatif
Dinamika politik menjelang Pemilihan Gubernur Sulawesi Selatan (Pilgub Sulsel) semakin memanas. ...