TROTOAR.ID, PINRANG Kampanye Pilkada damai yang di lakukan polres Kabupaten Pinrang bersama Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) diwarnai dengan insiden kecil, dimana Pasangan Andi Iwan Hamid-Alimin tiba-tiba turung dan masuk ke kantor bupati meninggalkan wakilnya yang ikut turung dari mobil dan berdiri dipinggir jalan sambil terpana melihat sikap Andi Iwan yang mengagetkan dirinya.
Entah apa yang membuat pasangan nomor urut 2 itu langsung turung dari mobil bak terbuka yang telah disiapkan oleh panitia dalam hal ini Polres Pinrang bersama KPUD Pinrang yang mengelar Kampanye damai.
Akibat insiden tersebut menarik perhatian sejumlah masyarakat kabupaten pinrang yang meragukan kesiapan pasangan Iwan-Alimin untuk dapat memimpin Pinrang lima tahun kedepan
Baca Juga :
“Inikah calon pemimpin pinrang, baru begitu sudah “magelli” (Ngambek) yang seharunya tidak dilakukan oleh pasnagan calon yang ingin memimpin pinrang kedepan,” Kata Yayat salah seorang Masyarakat kota pinrang.
Sikap kekanak-kanakan yang di lakukan pasangan Iwan-Alimin, tidak menghalangi proses tahapan Kampanye damai, sehingga proses road show kampanye damai tetap berjalan meskipun cuma di ikuti dua pasangan calon Abdul Latif-Usman Marham nomor urut 1 dan Jamaluddin Jaffar Jarre-Andi Sofya nomorburut 3.
Diketahui proses kampanye damai yang di buka dan dilepas oleh Kapolres Kabupaten Pinrang AKBP Hadi Purboyo yang di saksikan Ketua KPUD Pinrang Mansyur Hendrik dan disaksikan oleh Muspida kabupaten Pinrang dan pimpinan DPRD Kabupaten Pinrang.




Komentar