TROTOAR.ID, MAKASSAR — Sulsel dua periode Syahrul Yasin Limpo yang akan berakhir pada 8 April 2018 mengucapkan meakioun secara struktural dirinya akan meninggalkan jabatan Gubernur, namun qkanbtetap di hati.
“Memang kita akan pisah secara struktural, akan tetapi kita tidak akan pisah secara hati, karena kalian tetap di hati saya,” Kata Syahrul Yasin Limpo dihadapan Pengunjung Warkop Termínal Kopi,
Bahkan Syahrul YL meminta restu kepada masyarakat Sulawesi Selatan untuk menaungi pulau harapan dengan membentangkan layar untuk kembali berlayar mengejar pulau harapan yang akan digengamnya
Baca Juga :
Diujung masa jabatan, Syahrul juga mengaku bahwa ini adalah bagian dari proses hidup yang akan dilalui semua orang, dan bila proses kehidupan yang dilaluinya saat ini telah memberikan energi besar terhadap dirinya dalam mengapai pulau harapan yang terbentang luas di samaudra yang luas.
“Izinkan saya untuk menyebrangi samudra dan meninggalkan pulau ini untuk mencapai pulau harapan yang menanti didepan saya,”ungkap Syahrul.
Bahkan dalam filosopi bahasa Syahrul mengungkapkan bahwa karakter orang Bugis Makassar Mandar dan toraja memiliki karakter pekerja keras, apa lagi ketika telah bekerja maka orang bugis Makassar sulit untuk berhenti bekerja.
“Ini adalah prinsip hidup masyarakat Bugis Mandar, Makassar dan Toraja, ketika telah bekerja maka akan sulit berhenti, makanya itu doakan saya untuk menyebrangi samudra dengan hantaman ombak yang keras menghantam kapal yang saya naungi untuk mencapai pulau harapan kedepan,”Kata Syahrul Yasin Limpo (Ady)




Komentar