NAH-AZIZ Komitmen Hadirkan Pemerintahan Bersih Tanpa KKN

Suriadi
Suriadi

Rabu, 18 April 2018 19:56

NAH-AZIZ Komitmen Hadirkan Pemerintahan Bersih Tanpa KKN
TROTOAR.ID, MAKASSAR — Calon Gubernur dan Wakil Gubernur Sulsel nomor urut satu, Nurdin Halid-Aziz Qahhar Mudzakkar (NH-Aziz), mengapresiasi pelaksanaan pembekalan anti-korupsi dan deklarasi LHKPN pasangan calon kepala daerah di Kantor Gubernur Sulsel, Selasa (17/4). Kegiatan tersebut memberikan pemahaman kepada calon kepala daerah terkait zona rawan korupsi.

Menurut NH, upaya pemerintah bekerjasama dengan KPK guna menciptakan pemerintahan bersih harus didukung penuh. Itu pula yang menjadi komitmennya bersama Aziz. Bukti dan komitmen menghadirkan pemerintahan bersih yakni anti-KKN dan anti-dinasti politik telah ditunjukkan dengan meneken kontrak politik di hadapan publik pada November lalu.

NH-Aziz bahkan menjadi satu-satunya kandidat yang berani meneken kontrak politik anti-KKN dan anti-dinasti politik. Ikrar menciptakan pemerintahan bersih disampaikannya pada saat deklarasi pencalonan di Lapangan Karebosi. Total ada empat janji yang menjadi kontrak politik pasangan yang diusung oleh lima parpol tersebut.

“Ini merupakan momentum yang sangat bagus. Komitmen anti KKN dan menciptakan pemerintahan bersih harus hadir bukan hanya saat menjadi calon tapi lebih-lebih lagi saat menjadi kepala daerah ataupun aparat pemerintahan,” ujar Ketua Koordinator Bidang Pratama DPP Golkar tersebut.

“Saat deklarasi di hadapan puluhan ribu rakyat Sulsel secara langsung dan ditonton ratusan ribu rakyat Sulsel secara online, NH-Aziz kan telah mendeklarasikan itu. Sampai hari ini, ya NH-Aziz satu-satunya calon yang meneken kontrak politik hanya NH-Aziz,” ujarnya.

Komitmen NH-Aziz menghadirkan pemerintahan bersih tidak hanya terlihat pada kontrak politik. Dalam pelaporan kekayaan dan penggunaan dana kampanye, pasangan ini juga paling transparan. NH-Aziz menegaskan melaporkan seluruh harta kekayaan dan tidak menyembunyikan sedikitpun. Adapun soal penggunaan dana kampanye, pasangan ini memastikan tidak melibatkan cukong.

Menurut NH, pelibatan cukong dalam membiayai suksesi politik akan berbuntut panjang. Bahkan, kandidat akan terbebani dalam mengambil keputusan atau kebijakan. “Sedari awal, saya tegaskan tidak mau dan tidak boleh ada cukong. Itu karena pasti akan ada budi dan nantinya korupsi,” pungkasnya. (*)

 Komentar

Berita Terbaru
Daerah28 Juni 2026 21:56
Bulukumba Lampaui Target, Libatkan 3.054 Ayah dalam Gerakan Ayah Hadir
BULUKUMBA, TROTOAR.ID — Kabupaten Bulukumba menorehkan capaian membanggakan dalam pelaksanaan Gerakan 33.000 Ayah Hadir tingkat Provinsi Sulawesi Se...
Daerah28 Juni 2026 21:53
Bupati Barru Hadiri Penamatan Santri ke-84 DDI Mangkoso, Tegaskan Peran Pesantren Cetak Ulama dan SDM Unggul
BARRU, TROTOAR.ID — Pondok Pesantren DDI Mangkoso kembali menegaskan perannya sebagai kawah candradimuka dalam melahirkan ulama serta sumber daya ma...
Metro28 Juni 2026 18:39
Wakil Wali Kota Makassar Lepas Peserta Jalan Sehat Peringati International Day of the Midwife dan HUT IBI ke-75
MAKASSAR, TROTOAR.ID — Wakil Wali Kota Makassar, Aliyah Mustika Ilham, secara resmi melepas ratusan peserta Jalan Sehat dalam rangka memperingati In...
Metro28 Juni 2026 18:37
Usai Penertiban PKL, Dinas PU Makassar Kebut Normalisasi Drainase dan Perbaikan Trotoar di Mariso
MAKASSAR, TROTOAR.ID — Pemerintah Kota Makassar melalui Dinas Pekerjaan Umum (PU) bergerak cepat menindaklanjuti penertiban lapak Pedagang Kaki Lima...