Jubir NH-Aziz: Politik Propaganda Tidak Berlaku di Jaman Now

Suriadi
Suriadi

Senin, 07 Mei 2018 02:16

Jubir NH-Aziz: Politik Propaganda Tidak Berlaku di Jaman Now
TROTOAR.ID, MAKASSAR — Kekuatan besar yang dimiliki oleh pasangan calon Gubernur-calon Wakil Gubernur Sulsel, Nurdin Halid-Abdul Aziz Qahhar Mudzakkar semakin ditakuti kandidat lawan. Ada-ada saja beragam upaya yang dilakukan demi merusak kesolidan kekuatan masif tersebut.

Hal tersebut diungkapkan oleh Jubir NH-Aziz, Helmiati Madjid menyusul adanya tindakan adu domba yang dilakukan salah satu portal berita online. Seperti diberitakan, salah satu Jubir NH-Aziz, Risman Pasigai meragukan komitmen Ketua DPW Nasdem Sulsel, Rusdi Masse dalam memenangkan kandidat usungan dalam pilgub.

Padahal, Risman sendiri membantah sikap tersebut. Pernyataannya yang dipelintir memunculkan tindakan ada domba antara masing-masing kekuatan dalam kubu NH-Aziz.

Helmi pun menilai, upaya politik adu domba ini sebagai bentuk pelanggengan sistem penjajah di masa lampau. Saat negeri ini dijajah beratus-ratus tahun, pratik politik pecah belah memang dilancarkan para imperialis.

“Politik adu domba itu hanya kebiasaan penjajah. Saat Indonesia sudah merdeka, ternyata masih ada juga yang mengikuti kebiasaan penjajah,” ujarnya, Minggu (6/5).

Mahasiswa Pascasarjana Ilmu Hukum UMI ini pun menjelaskan lebih lanjut, praktik pecah belah atau divide et impera yang dilakukan penjajah meliputi teknik agitasi, desas-desus, bahkan fitnah. Hal itu pulalah yang dilancarkan kepada Risman, RMS, dan NH-Aziz.

“Kalau gemar melakukan intimidasi seperti ini, bagaimana kita bisa mendapatkan pemimpin sesuai dengan nilai demokratis. Sekarang sudah bukan zamannya penjajahan, mari jalani dengan menghindari cara kotor seperti itu,” harapnya.

Diketahui, hubungan antara kekuatan di kubu NH-Aziz justru semakin solid. Dalam kunjungannya ke Sidrap, NH setia didampingi oleh seluruh elit partai pengusung. Adapun RMS berhalangan karena menjalani tugas partai di pusat, ia diwakili oleh Sekretaris DPW Nasdem Sulsel, Syaharuddin Alrif.

Walaupun demikian, RMS tetap menyambut hangat kedatangan NH di Bumi Nene Mallomo. Ia diwakili istrinya, Fatmawati selalu menjamu NH bersama rombongan di RMS Land. Bahkan, ia turut menyiapkan penginapan di vilanya, Puncak Mario. (*)

 Komentar

Berita Terbaru
Daerah24 Mei 2026 23:08
Kisah Nene Mallomo Dipentaskan di Makassar, Rawat Nilai Moral Kebudayaan Sidrap
MAKASSAR, TROTOAR.ID — Nilai-nilai moral dan kearifan lokal Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap) kembali digaungkan melalui panggung seni di Kota Ma...
Daerah24 Mei 2026 23:05
Sabet Tiga Penghargaan di Gapura Awards Sulsel, IGTKI-PGRI Sidrap Raih Kado Terindah Akhir Kepengurusan
MAKASSAR, ROTOAR.ID — Ikatan Guru Taman Kanak-Kanak Indonesia (IGTKI-PGRI) Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap) kembali menorehkan prestasi membangg...
Metro24 Mei 2026 22:59
Gubernur Sulsel Tinjau Progres Jalan Hertasning, Proyek MYP Capai 64 Persen
MAKASSAR, TROTOAR.ID — Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman, melakukan peninjauan langsung terhadap progres pengerjaan Program Multiyea...
Olahraga24 Mei 2026 22:50
Bupati Sidrap Tutup Kejurnas Drag Race 2026 Putaran 2 di Lanud Sultan Hasanuddin
MAKASSAR, Trotoar.id — Putaran kedua Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Drag Race IMI 2026 resmi berakhir dengan sukses. Ajang balap trek lurus paling be...