Sumarsono Bersihkan La Tungke Palipu

Suriadi
Suriadi

Kamis, 10 Mei 2018 16:48

Sumarsono Bersihkan La Tungke Palipu
TROTOAR.ID, WAJO — Penjabat Gubernur Sulsel Sumarsono, mendapat kehormatan untuk membersihkan benda pusaka La Tungke Palipu pada acara Mattompang atau pencucian benda pusaka di rumah adat Soraja Latenri Bali, di Kabupaten Wajo, Rabu (9/5).

Dengan hati-hati, Sumarsono melakukan perawatan dengan cara meneteskan air jeruk dan membasahi permukaan bilah pusaka, kemudian mengusapkan pada bilah pusaka secara berulang kali hingga bersih.

Jeruk yang digunakan dalam proses matampang ini biasanya jeruk nipis (lemo kopasa) atau jeruk (lemo) pattompang yang ukurannya besar. Perasan air jeruk atau secara kimiawi mengandung zat asam yang mampu mengikat senyawa karat tanpa merusak permukaan bilah. Penggunaan perasan air jeruk juga menghasilkan aroma yang harum pada bilah pusaka.

Baca Juga  DI Hut Lutim Sumarsono Resmikan Proyek Senilai Rp382 M

“Mattompang adalah sebuah bentuk perlakuan perawatan terhadap benda pusaka kerajaan. Adapun tujuan Mattompang untuk membersihkan karat pada bilah pusaka untuk memunculkan pamor pada bilah pusaka,” kata Kepala Dinas Pariwisata Wajo, Andi Darmawangsa .

Baca Juga  Pemprov Sulsel Terima Penghargaan IPK 2021 Urusan Ketenagakerjaan Kategori Besar Terbaik Pertama

Manfaat Mattompang adalah bilah pusaka lebih terawat dan tahan lama. Memunculkan nilai estetika pada bilah pusaka dan sebagai media silaturahmi dalam komunitas tertentu.

Penggunaan dupa juga dihadirkan pada proses tompang. Merupakan bagian dari proses pemanasan (I Rellang) agar permukaan bilah benar-benar kering, sehingga tidak cepat berkarat setelah ditompang.

Baca Juga  Lihat 'Kedekatan' Jokowi dengan SYL saat Turun Lapangan

Tradisi Mattompang dilakukan sebagai bentuk penghargaan terhadap warisan leluhur, sekaligus sebagai perekat dalam rumpun keluarga pemilik pusaka yang ditompang.

Selain Pusaka La Tungke Palipu, pada acara tersebut juga dihadirkan pusaka keris La Makkarateng Dg Mareppa, satu buah tombak dari Kerajaan Kutai Kartanegara, satu pasang Salapu dan Petta Ranneng, satu buah Tappi Lamba Asera dan satu buah Kawali Malela. (*)

 Komentar

Berita Terbaru
Politik26 Oktober 2026 00:44
Menteri UMKM Maman Abdurahman, NH hingga IAS Bernyanyi Bersama Wali Band Hibur Warga Makassar
8 / 100 Didukung oleh Rank Math SEO Skor SEO MAKASSAR, Trotoar.id — Panggung Pesta Rakyat Partai Golkar di Kota Makassar tak hanya menjadi ruang hib...
Politik25 Oktober 2026 19:28
Sarmuji Rayu Andi Sudirman Gabung Golkar: Dulu Golkar Wakafkan Diri, Kini Giliran Gubernur
8 / 100 Didukung oleh Rank Math SEO Skor SEO MAKASSAR, Trotoar.id — Sekretaris Jenderal DPP Partai Golkar, Muhammad Sarmuji, melontarkan rayuan poli...
Politik25 Oktober 2026 17:55
Sarmuji Tantang Golkar Sulsel Tambah Kursi pada Pemilu 2029, Digitalisasi Jadi Kunci
11 / 100 Didukung oleh Rank Math SEO Skor SEO MAKASSAR, Trotoar.id — Sekretaris Jenderal DPP Partai Golkar, Muhammad Sarmuji, menantang kepengurusan...
Politik25 Oktober 2026 17:42
Sarmuji Lantik 197 Pengurus Golkar Sulsel, Bidik Kebangkitan di Pemilu Mendatang
9 / 100 Didukung oleh Rank Math SEO Skor SEO MAKASSAR, Trotoar.id — Sekretaris Jenderal Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Golkar, Muhammad Sarmuji, ...