Survei Tiga Lembaga Berbeda, Pengamat Bilang Pengiringan Opini

Suriadi
Suriadi

Rabu, 30 Mei 2018 19:12

Survei Tiga Lembaga Berbeda, Pengamat Bilang Pengiringan Opini
TROTOAR.ID, MAKASSAR — Jelang pemilihan Gubernur dan wakil Gubernur Sulsel, yang tersisah 27 hari lagi, sejumlah hasil survei muncul ke publik, yang bertujuan unutk mempengaharui publik dalam menentukan pilihannya pad a27 juni mendatang.

Bahkan kurung waktu sebulan terakhir tiga lembaga Survei merilis hasil survei mereka, meskipun dari tiga lembaga survei tersebut memiliki hasil yang berbeda dan paslon yang memiliki tigkat elektabilitas yang cukup tinggi.

Seperti survei Center For Startegic and Studes (CSSI) menempatkan pasangan Nurdin Halid-Abdul Aziz Qahhar Muzadkkar (NH-Aziz) diposisi pertama dnegan tingkat elektabilitas mencapai 30.6 persen.

Namun berbeda ketika Survei Scrip Survei Indoensia dimana dalam survei tersebut Nurdin Abdullah-Andi Sudirman Sulaiman (NA-SS) menempati psosi teratas dengan tingkat elektabilitas 33.78 persen.

Hal tersebut juga terlihat jaun berbeda ketika Jaringan Suara Idnoensia (JSI) merilis hasil surveinya, dimaan dalam hasil survei tersebut, pasamgam Ichsan Yasin Limpo-Andi Muzadkkar (IYL-CAKKA) meraih elektabilitas sebesar 29,8 persen.

Dari tiga hasil survei yang berbeda tersebut, merupakan upaya para kandidat pasangan calon yang untuk membangun opini demi mengalihkan dukungan masyarakat kepada para kandidat yang menklaim bila survei yang dilakukan menggungulkan dirinya.

Pengamat politik Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar, Firdaus Muhammad menilai, survei yangmengukur elektabilitas pasangan calon di pilgub bagian dari startegi dari masing-masing paslon.

“ini bagian dari strategi komunikasi politik para kandidat, yang mana survei sebagai ukuran kemampuan mereka dalam mengukur kerja politik pasangan calon, dan semuanya secara akademik dibenarkan karena menggunakan metode kajian akademik dan yang dituangkan dalam penelitian,” Ungkap Virdau muhamma.xddzzx

Nah lanjut dia semua kembali kemasyarakat sebagai pemilik hak suara , mana yang mereka ingin pilih, pada hari pemilihan mendatang.

Namun pemerhati politik, yang juga mahasiswa Pasca Sarjana Universitas Fajar, Muh. Lutfi menilai, melihat dari ketiga survei yang hasilnya berbeda, dianggap sah-sah saja, sebab mereka menggunakan metode survei yang hampir sama, meskipun hasil berbeda-beda.

“Dalam survei memang biasa hasil berbeda, namun tidak bisa dipungkiri apa yang di hasilkan lembaga survei tersbeut merupakan hasil penelitian akademik yang tak dapat di bantah,” Ungkapnya

Meski demikian, dia berharap agar masyarakat kelak nantinya mampu menetuka pilihan berdasarkan padaprogram dan konsep ide yang ditawarkanpasangan calon, bukan karena suatu hal yang diharapkan.

 Komentar

Berita Terbaru
Metro31 Mei 2026 09:51
Makassar Half Marathon 2026 Dongkrak Ekonomi Kota, Hotel hingga UMKM Kebanjiran Rezeki
MAKASSAR, TROTOAR.ID — Makassar Half Marathon (MHM) 2026 kembali membuktikan diri sebagai salah satu event olahraga terbesar dan paling meriah di In...
Metro30 Mei 2026 18:45
Wakil Wali Kota Makassar Hadiri Grand Opening HIGAR CPI
MAKASSAR, TROTOAR.ID — Wakil Wali Kota Makassar, Aliyah Mustika Ilham, menghadiri grand opening HIGAR di kawasan Center Point of Indonesia (CPI), Sa...
Daerah30 Mei 2026 15:48
Sidrap Sabet Juara I Kinerja Terbaik Regional Sulawesi, Terima Insentif Rp3 Miliar
KENDARI, TROTOAR.ID — Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) menggelar malam puncak Apresiasi Pemerintah Daerah Berprestasi 2026 Regional Sulawesi di...
Metro30 Mei 2026 13:09
Kemendagri Nobatkan Makassar Terbaik I Creative Financing, Raih Insentif Rp3 Miliar
MAKASSAR, Trotoar.id — Pemerintah Kota Makassar kembali menorehkan prestasi membanggakan di tingkat regional Sulawesi. Di bawah kepemimpinan Wali Ko...