TROTOAR.ID, MAKASSAR — Mohammad Ramdhan Danny Pomanto kembali menduduki jabatan sebagai Walikota Makassar, setelah dirinya menerima surat pengaktifan dari kementrian dalam negeri, yang diserahkan langsung penjabat Gubernur Sulsel yang juga Dirjend Otonomi Daerah (Otoda) kemendagri Soni Sumarsono.
DP setelah kembali aktif sebagai Walikota Makassar, langsung mengumpulkan sejumlah pejabat keluraham, kecamatan serta Pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang dikemas dalam Rapat Koordinasi (Rakor).
Danny Pomanto yang dikonfirmasi mengatakan rakor bersama pejabat pemkot Makassar merupakan agenda awal setelah dirinya aktif kembali menjadi Walikota Makassar.
Baca Juga :
“Ini agenda pertama saya setelah kembali aktif sebagai Walikota Makassar, dan banyak hal yang kita bahas dalam rakor,” Kata Moh. Ramdhan Danny Pomanto.
Dalam rapat tersebut DP mempertanyakan sejumlah kesiapan pemerintah dalam menghadapi lebaran termasuk keteraediaan kebutuhan lebaran di Kota Makassar.
Bukan itu saja DP juga menyingung dan meminta Camat untuk menjelaskan isu yang menyudutkan dirinya terkait pemberian fee 30 persen terkait pengadaan pohon ketapan.
Hal hasil sejumlah camat yang hadir dan memberikan penjelasan mengungkapkan jika DP tidak menerima fee 30 persen atas pengadaan pohon ketapan yang dikabarkan selama ini. (Ady)




Komentar