Ini ALsan DP “Amputasi” Sejumlah Camat yang Tidak Netral di PIlkada

Suriadi
Suriadi

Rabu, 06 Juni 2018 02:02

Wali Kota Makassar Mohamamd Ramdhan Danny Pomanto
Wali Kota Makassar Mohamamd Ramdhan Danny Pomanto
TROTOAR.ID, MAKASSAR — Wali Kota Makassar, Mohammad Ramdhan ‘Danny’ Pomanto, memiliki asalan tersendiri mengapa dirinya mencopot sejumlah pejabata Eselon II dan III lingkup Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar.

Salah satu alasan DP mencopot sejumlah bawahannya di karenakan adanya indikasi tidak netralnya sejumlah Camat, lurah dan pejabat kepala OPD dalam proses pemilihan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Makassar.

“Kita copot beberapa pejabat yang tidak netral dalam proses demokrasi, dan ini bentuk penyegaran setelah dirinya kembali aktf sebagai Wali Kota Makassar,” kata Danny Pomanto, Selasa (5/6/2018).

Baca Juga  Danny Pomanto, Rakorsus Untuk Perkuat Koordinasi

Pasca penonaktifan sejumlah camat, Danny Pomanto langsung melantik sejumlah Pelaksana Tugas (Plt) yang akan mengisi kursi camat yang di copot lantara tidak Netral dalam proses demokrasi Rabu (6/6/2018) besok.

Persiapan penunjukan Plt Camat telah dilakukan. saat orang nomor satu di Makassar menggelar rapat khusus evaluasi kinerja di Ruang Rapat Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Makassar, kemarin siang.

Baca Juga  Danny Pomanto Ajak Alumni STFT INTIM Berperan dalam Program Penguatan Keimanan Umat

“Saya bersama pak Pak Sekda, BKPSDMD (Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Daerah), Bappeda (Badan Perencanaan Pembangunan Daerah), dan Inspektorat, telah membicarakan tentang evaluasi kinerja-kinerja aparat, termasuk pencopotan camat,” jelasnya

Keputusan memberhentikan sejumlah camat diambil bberdasarkan kaidah-kaidah yang mengatur tentang netralitas Aparatur Sipil Negara (ASN) termasuk mengacu pada edaran MENPAN-RB dan MENDAGRi yang terbukti tidak netral dalam Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) harus mendapatkan sanksi.

“Kita cuma menjalankan aturan,d an surat edaran MEMPAN-RB dan MendagritYang tidak netral kita “Amputasi” dia harus mendapat ganjarannya. Sementara untuk Plt, akan kita ambil dari pejabat yang posisinya paling dekat, yaitu sekretaris camat. Kecuali kalau ada sekretaris camat tidak mau, baru dicari yang lain,” ungkapnya.

Baca Juga  Melalui Door To Door, 306 Dokter Akan Berkunjung ke Rumah Warga

Penonaktifan camat, menurut Danny, merupakan langkah yang paling tepat untuk memperbaiki citra Pemkot Makassar. Selain itu, hal ini juga bertujuan untuk mengembalikan kinerja birokrasi yang kini kurang maksimal.

 Komentar

Berita Terbaru
Metro24 Oktober 2026 21:57
Fatmawati Rusdi: Sulsel Siap Jadi Simpul Produksi dan Distribusi Pangan Sulampua
11 / 100 Didukung oleh Rank Math SEO Skor SEO MAKASSAR, Trotoar.id — Sulawesi Selatan memperkuat posisinya sebagai salah satu sentra produksi sekali...
Metro24 Oktober 2026 17:52
Sulsel Fest 2026 Hadirkan 60 UMKM, Sediakan 40 Stan Gratis
12 / 100 Didukung oleh Rank Math SEO Skor SEO MAKASSAR, Trotoar.id — Festival Koperasi dan UMKM Sulawesi Selatan 2026 (Sulsel Fest) menghadirkan pel...
Metro24 Oktober 2026 16:46
Aliyah Mustika Ilham Resmikan Identitas Baru MOMTOMOMS, Dorong Perempuan Saling Menguatkan
9 / 100 Didukung oleh Rank Math SEO Skor SEO MAKASSAR, Trotoar.id — Wakil Wali Kota Makassar, Aliyah Mustika Ilham, mengapresiasi peran komunitas pe...
Metro24 Oktober 2026 13:49
Pj Sekda Sulsel Buka Musda III Permabudhi, Perkuat Kerukunan dan Kepedulian Lingkungan
10 / 100 Didukung oleh Rank Math SEO Skor SEO MAKASSAR, Trotoar.id — Penjabat Sekretaris Daerah Provinsi Sulawesi Selatan, Andi Winarno Eka Putra, m...