TROTOAR.ID, MAKASSAR — Meski partai NasDem dengan tegas menyatakan tidak akan mendua pada pemilhan Gubernur dan wakil Gubernur Sulsel. Namun sikap dan komitmen partai Nasdem tidak sepenuhnya di ikuti dan ditaati oleh kader Partai besutan Surya Paloh, dalam mengawal dan memenangkan pasangan calon usungan NasDem dan lima pratai lainnya dipilgub Sulsel.
Bahkan apa yang dilakukan mantan Gubernur Sulsel dua periode Syahrul Yasin Limpo (SYL) merupakan sikap perlawanan yang di tunjukkan Syahrul Yasin Limpo terhadap kebijakan dan sikap partai NasDem, apa lagi SYL telah menjabat sebagai ketua Bidang Otoda DPP Partai NasDem.
Syahrul dengan tegas menyatakan, jika dirinya mendukung kandidat lain diluar dari usungan partai NasDem bukan karena adanya hubungan darah dan Emosional terhadap Ichsan Yasin Limpo-Andi Mudzakkar akan tetapi dirinya melihat adanya kemampuan untuk melanjutkan kepemimpinan dirinya yang sebagai Gubernur Sulsel
Baca Juga :
“Saya tidak sekadar mendukung begitu saja. Bukan karena Ichsan itu adik saya, tapi pertimbangan saya IYL-CAKKA memilik kemampuan, dan komitmen dalam membangun Sulsel, ini adalah pilihan saya,” tegas mantan Ketua DPD I Partai Golkar Sulsel itu, belum lama ini.
Sikap politik yang di tonjolkan SYL di pilgub Sulsel mendapat tanggapan sejumlah kalangan, termasuk dari kalangan pengiat politik itu sendiri, dimana sikap SYL dalam mendukung adikya di pilgub sebagai bentuk melegalkan politik dinasti yang selama ini terus mendapat sorotan dari berbagai kalanan.
“Apa yang dilakukan SYL menunjukkan sikap politik praktis yang dilakukan SYL termasuk bagaimana SYL melegalkan politik Dinaty di Sulsel,” Ungkap Nurcholis Direktur Lingkar Muda Indonesia.
Nurcholis menilai apa yang dilakukan SYL dalam mendukung pasangan IYL-CAKKA yang tak lain adik kandungnya, merupakan bentuk politik dalam mengawal sejumlah kebijakan-kebijakan yang telah dikeluarjkan SYL semasa dirinya menjabat sebagai Gubernur Sulsel dua periode
Sebelumnya, Ketua DPW Nasdem Sulsel, Rusdi Masse (RMS) menegaskan, kepada seluruh kader untuk tetap solid mendukung usungan partainya di Pilgub Sulsel.
“Siapa pun dia kalau dibawa struktur kami (Nasdem) maka kami akan ambil tindakan jika melanggar keputusan partai,” tegas RMS belum lama ini.
Bahkan, Sekretaris DPW Partai Nasdem Sulsel, Syaharuddin Alrif mengancam akan memecat kader yang tidak mendukung pasangan NH-Aziz di Pilgub Sulsel.
“Kader yang mendukung pasangan calon gubernur selain NH-Aziz, akan di pecat,” tegas Wakil Ketua DPRD Sulsel itu, belum lama ini.




Komentar