Amri: Ada Yang Lagi Galau Takut Kalah, Jadi Lontarkan “Fitnah” Money Politik

Suriadi
Suriadi

Selasa, 26 Juni 2018 19:24

Amri: Ada Yang Lagi Galau Takut Kalah, Jadi Lontarkan “Fitnah” Money Politik
TROTOAR.ID, PINRANG – Jelang sehari pencoblosan, upaya untuk menyudutkan pasangan calon Bupati dan wakil Bupati Pinrang terus dilakukan kelompok tertentu.

Apa lagi diketahui pasangan calon nomor urut satu Abdul Latif-Usman Marham telah mampu meraih tingkat keterpilihan cukup tinggi 46.4 persen dari kandidat lainnya, menjadi salah satu mengapa isu fitnah yang menyudutkan BERSALAM terus di lontarkan oleh oknum dannkelompok tertentu

Bahkan saat salah seorang warga yang sempat diamankan aparat karena diduga akan melakukan money politik, dengan membawa uang sebanyak Rp45, untuk kepentingan pribadinya pun dikaitkan dengan pasangan calon kepala daerah nomor urut satu.

Juru bicara pasangan BERSALAM, Amri Manangkasi mengungkapkan, upaya untuk melakukan fitnah dan menyudutkan BERSALAM tetus saja dilakukan, apa lagi Bersalam mampu meraih elektabilitas tertinggi dari 3 pasangan calon lainnya.

“Ada yang lagi Galau ya, sehingga apa saja upaya dilakukan, untuk menfitnah pasangan BERSALAM, termasuk mengaitkan orang yang diamankan aparay, namun tidak terbukti memiliki keterkaitan dengan Paslon Bersalam,” Kata Amri Manangkasi

Lanjut Amri, upaya melontarkan fitnah yang dilaukan, tak lain unuk menggerus suara Bersalam, bahkan dia menganggap permainan “Politik Kotor”, yang cuma dapat dilakukan bagi mereka yang lagi “Galau Berat” dalam proses Pilkada.

Mantan aktivis HMI ini berharap para kandidat lainnya untuk bertarung secara “Getle” atau suportif demi mewujudkan suasana politik damai dan tenrram dihati masyarakat kabupaten Pinrang.

“Marilah kita bertarung secara “Getle” atau Suportif, jangan suka melontarkan isu fitnah yang ujung-ujungnya akan merusak tatanam demokrasi,” Jelasnya.

Politisi partai Golkar ini berharap, agar proses demokrasi di kabupaten Pinrang mampu memberikan pendidikan politik yang baik bagi masyarakat, dengan mengajak masyarakat menjadi pemilih yang peduli akan pesta demokrasi, bukan menjadi masyarakat yang apatisme terhadap proses pembangunan demokrasi.

“Tidak ada gunanya mengajak masyarakat menjadi apatis terhadap proses demokrasi, saatnya perhelatan pilkada ditentukan dengan kualitas dan kemampuan calon menjadi yang terbaik dihati rakyat, mengingat kedualatan demokrasi cuma ada ditangan rakyat,” Jelas Amri Manangkasi (Iwank)

 Komentar

Berita Terbaru
Daerah26 Juni 2026 15:23
Dua Tahun Berturut-turut, Mahasiswa UGM “Turun Gunung” di Bulukumba
BULUKUMBA, TROTOAR.ID — Kabupaten Bulukumba kembali menjadi magnet bagi kalangan akademisi nasional. Untuk kedua kalinya secara berturut-turut, maha...
Daerah26 Juni 2026 15:19
Bupati Barru Lantik 11 Kepala Desa
BARRU, TROTOAR.ID — Bupati Barru, Andi Ina Kartika Sari, didampingi Wakil Bupati Abustan A. Bintang, resmi melantik dan mengambil sumpah jabatan 11 ...
Politik26 Juni 2026 02:21
Nama “Basri Kajang” Menggema, Publik Gowa Menanti Jawaban di Ruang Pansus
MAKASSAR, TROTOAR.ID — Perhatian publik Kabupaten Gowa belakangan ini tersedot ke satu nama yang tiba-tiba mencuat ke permukaan Basri Kajang. Nama i...
Daerah26 Juni 2026 01:35
Verifikasi Lapangan Batas Bulukumba–Sinjai, Menyusuri Garis yang Belum Usai
BULUKUMBA, TROTOAR.ID — Garis batas wilayah tak selalu tampak jelas di atas peta. Di beberapa tempat, ia menjadi ruang tafsir, bahkan perdebatan pan...