TROTOAR.ID, MAKASSAR — Dugaan aksi pemukulan yang dilakukan sekertaris KPU Kota Makassar, Sabri kini menjadi konsumsi masyarakat secara luas, termasuk Direktur Eksekutif Lokataru Foundation, Haris Azhar yang angkat icara atas insiden tersebut, Haris dengan tegas mengkritik keras tindakan pemukulan yang dilakukan oleh sekretaris KPU Makassar, Sabri terhadap salah satu anggota panwascam Kota Makassar.
Haris Azhar mengungkapkan, dugaan pemukulan yang dilakukan sekertaris KPU Makassar itu bertentangan dengan hukum, terlebih lagi dilakukan pejabat KPU, yang harusnya menunjukkan sikap profesionalismenya bukan dengan cara kekerasan.
“Tugas Panwas itu sudah diatur dalam UU, sehingga sikap sekertaris KPU Makassar, dianggap sebagai cerminan yang buruk bagi KPU sebagai penyelenggara pemilukada,” jelas Haris Azhar.
Baca Juga :
Haris Azhar menduga, sikap sekertaris KPU Makassar akan dapat menimbulkan kekwatiran masyarakat akan netralitas KPU dalam melaukan proses rekapitulasi suara hasil Pilkada Kota Makassar.
Menurutnya pengawasan dan kontrol yang dilakukan panwas sesuai dengan aturan main, sehingga jika ada pihak yang melakukan intervensi termausk dari pihak KPU ini membuktikan cerminan buruk bagi proses demokrasi di kota Makassar.
“Kalau betul terjadi pemukulan , jelas rananya pidana, dan pihak kepoisian harus segera menyikapi hal ini, apa lagi telah di bentuk satgas, harusnya jika profesional harus ditindak tegas tanpa tebang pilih,” tambahnya.
Sementara itu, Ketua Panwaslu Kota Makassar, Nursari mengaskan, bila pihaknya akan menempuh jalur hukum terkait iunsiden yang sembat menunda proses rekapitulasi suara hasil Pilakada Makassar.
Termasuk bagi mereka yang dengan sengaja menghalangi -halangi tugas Panwas dalam proses pelaksanaan rekap.
“Kami tidak akan tinggal diam, kami akan menempuh proses hukum atas insiden yang terjadi tadi, Kami jelas sangat keberatan dan mengutuk tindakan tidak terpuji yang dilakukan oleh kepala sekretariat KPU Kota Makassar,” ungkapnya.




Komentar