TROTOAR.ID — Selain 3 Warga Lombok Utara Nusa Tenggara Barat (NTB) dinyatakan meninggal dunia akibat guncangan yang berkekuatan 7 Skala Richter, Gempa tersebut juga mengakibatkan sebanyak 46 warga ikut menjadi korban atas bencana alam tersebut.
Kepala Staf Kodim 1615/Lombok Timur Mayor (Inf) Arifianto mengungkapkan rata-rata korban mengalami patah tulang akibat tertumpah reruntuhan bangunan yang rubuh terguncang Gempa.
“Ada 46 korban luka-loka yang mana rata-rata korban mengalami patah tulang, akibat tertipah runtuhan bangunan”Kata Kepala Staf Kodim 1615/Lombok Timur Mayor (Inf) Arifianto dilansir detikcom
Baca Juga :
Korban luka berasal dari daerah
Sembalun Lawang, Sembalun Bumbung, pokoknya di sekitar daerah Sembalu yang saat ini mengalami kerusakan yang terbilang parah.
Korban saat ini menjalani perawatan medis di pos kesehatan yang disiapkan TNI dikecamatan setempat, dimana saat ini kondisi sudah mulai kondusif namun beberapa warga masih takut kembali kerumah dikeranekan seringnya terjadi gempa kecil
“Kondisi terkini sudah mulai kondusif, masyarakat sudah mulai tenang. Meskipun ada beberapa kali Gempa kecil terjadi tapi tidak sekeras tadi,” ucap dia.
Titik gempa diketahui berpusat pada diwilayah Lombok Utara, Nusa Tenggara Barat (NTB). Gempa terasa hingga ke Lombok Timur. Gempa terjadi pada pukul 18.46 WIB tadi.
Lokasi gempa berada di titik 8.37 LS dan 116.48 BT. Gempa terjadi pada kedalaman 15 km. (**)




Komentar