TROTOAR.ID, MAKASSAR — Joko Widodo telah menjatuhkan pilihannya kepada Ma’Ruf Amin sebagai pasangannya maju di Pilpres 2019, namun mungkin sebagian masyarakat belum tahu latar belakang Ma’Ruf Amin
Selain saat ini Ma’ruf Amin menjabat sebagai Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI) yang lahir di Tangerang, Banten, pada 11 Maret 1943.
Ma’Ruf juga tidak dikenal sebagai seorang ulama, namun juga politikus. Ia pernah menjadi anggota dewan, termasuk dari PKB.
Baca Juga :
“Beliau duduk di legislatif sebagai anggota DPRD, DPR RI, MPR RI, Wantimpres, Rais Aam Nahdlatul Ulama (NU), dan Ketua MUI, Majelis Ulama Indonesia,” ujar Jokowi saat mengumumkan Ma’ruf Amin menjadi cawapresnya, di Restoran Plataran, Menteng, malam tadi
Selain sebagai ketua MUI, Ma’ruf juga aktif di ormas keagamaan, bahkan ia mengemban jabatan di NU sebagai Rais Aam PBNU untuk periode 2015-2020.
Ma’ruf merupakan cicit dari ulama besar Syaikh Nawawi Banten, yang merupakan ulama asli Indonesia yang begitu disegani keilmuannya di dunia internasional, terutama di Mekkah. Syaikh Nawawi Banten juga merupakan Imam di Masjidil Haram dan memiliki julukan ‘Imam Nawawi Atstsani’ merujuk kepada ahli hadits Imam Nawawi.
Berikut Biografi singkat karir Ma’ruf Amin l:
– Anggota Dewan Pertimbangan Presiden Bidang Hubungan Antaragama (2010 – 2014)
– Anggota Dewan Pertimbangan Presiden Bidang Kehidupan Beragama (2007-2009)
– Anggota Koordinator Da’wah (KODI) DKI Jakarta
– Anggota BAZIS DKI Jakarta
– Ketua Fraksi Golongan Islam DPRD DKI Jakarta
– Ketua Fraksi PPP DPRD DKI Jakarta
– Pimpinan Komisi A DPRD DKI Jakarta
– Ketua Dewan Syuro Partai Kebangkitan Bangsa (pertama)
– Anggota MPR RI dari PKB
– Ketua Komisi VI DPR RI dari PKB
– Ketua Komisi Fatwa MUI Pusat
– Rois Syuriah Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU)
– Penasihat Lembaga Bahtsul Masail Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (LBM-PBNU)
– Dosen STAI Shalahuddin Al-Ayyubi Jakarta
– Rais ‘Aam PBNU 2015-2020
– Ketua Umum MUI 2015-2020
– Dewan Pengarah BPIP (Badan Pembinaan Ideologi Pancasila)




Komentar