Resmi Laporkan LADK, Dana Kampanye Prabowo-Sandi Rp2 M

Suriadi
Suriadi

Senin, 24 September 2018 01:36

Resmi Laporkan LADK, Dana Kampanye Prabowo-Sandi Rp2 M
TROTOAR.ID, JAKARTA — Pasangan Calon Presiden nomor urut 2 Prabowo Subianto-Sandiaga Salahuddin Uno resmi melaporkan Laporan Dana Awal Kampanye (LADK) Ke Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI

Dalam pelapora LADK, pasangan calon yang diusung empat partai politik tersebut tercatat dana awal sebesar Rp2, dana tersebut juga berasal dari dana sumbangan pribadi dari Prabowo Subianto dan Sandiaga Salahuddin Uno.

‘Duit ini berasal dari dua orang penting di republik ini yaitu Rp1 miliar dari Pak Prabowo dan Rp1 miliar dari Bang Sandi. Jadi patungan Rp1 miliar, Rp1 miliar,’ kata Koordinator juru bicara Prabowo-Sandi, Dahnil Anzar Simanjuntak di Kantor KPU, Jalan Imam Bonjol, Menteng, Jakarta Pusat, Minggu, 23 September 2018 seperti dilansir medcom

Baca Juga  Jokowi: Konstitusi Sudah Menjamin Hak Politik Semua Orang, KPU Diminta Telaah PKPU

Ketua Umum Pimpinan Pusat Pemuda Muhammadiyah memastikan jika jumlah dana awal kampanye Prabowo-Sandi akan terus bertambah, meski diakuinya Pasnagan nomor urut 2 tersebut akan memaksimalkan penggunaan dana kampanye

‘Pendanaan kami insyaallah dimaksimalkan dari Prabowo dan Sandi sendiri,’ ujar dia.

Sementara itu, calon wakil presiden nomor urut 2 Sandiaga Uno mengungkapkan pelaporan awal dana kampanye ini sebagai komitmennya bersama Prabowo untuk menghadirkan transparansi.

Baca Juga  Prabowo-Sandi Ingin Menang Total di Sulsel, Jubir NasDem: Indikatornya Apa?

‘Yang pertama saja kan 50-50, jadi nanti kan ada laporan tiap bulan, apakah nanti jadi 60-40 atau 70-30 atau 55-45 nanti kita akan sampaikan secara transparan,’ ucap dia.

Ditambahkannya, jika pasangan Prabowo-Sandi juga nantinya setiap bulan akan melakukan pelaporan dana kampanye ke publik, agar publik mengetahui jumlah dana kampanye yang diterima dan penggunaannya.

Dia mengakui jika pasangan yang diusung Demokrat, PKS, Gerindra dan PAN ini juga ingin menerapkan sistem audit intern yang langsung mendapatkan akses dalam melaporkan.

Baca Juga  Adik Ipar Nurdin Abdullah Jadi Terperiksa Disidang Hak Angket

‘Internal audit itu adalah untuk memastikan persiapan kita dalam laporan bulanan maupun laporan audit yang dilakukan oleh eksternal auditor yang diharuskan pihak KPU. Dua isu tadi adalah sebuah terobosan dan inovasi yang akan membawa angin segar,’ imbuh dia.

Dimana LADK yang dilaporkan Pasangan Prabowo-Sandi jauh lebih kecil dari LADK yang dilaporkan Pasnagan Jokowi-Ma’ruf yang nilainya mencapai Rp11.9 M

 Komentar

Berita Terbaru
Politik30 Oktober 2026 22:32
Golkar Sulsel Konsolidasikan Kekuatan di Malino, IAS Tekankan Soliditas dan Kesatuan Gerak
MAKASSAR, Trotoar.id — Partai Golkar Sulawesi Selatan mulai memperkuat fondasi organisasi di bawah kepemimpinan Ilham Arief Sirajuddin (IAS).  Mela...
Parlemen30 Oktober 2026 19:20
Sufriadi Arif Pimpin PSTI Sulsel, Saatnya Bangkit dari Kejayaan Masa Lalu
MAKASSAR, Trotoar.id — Sepak takraw Sulawesi Selatan memasuki babak baru. Di bawah kepemimpinan Sufriadi Arif, Persatuan Sepak Takraw Indonesia (PST...
Politik30 Oktober 2026 16:24
Jelang Musda 3 November, Hastan Mattanete Masuk Bursa Ketua Golkar Pinrang
PINRANG, Trotoar.id — Perebutan kursi Ketua DPD II Partai Golkar Kabupaten Pinrang mulai memasuki fase krusial. Menjelang Musyawarah Daerah (Musda) ...
Politik30 Oktober 2026 14:12
Jelang HUT NasDem, Kader DPW dan GPND Sulsel Tebar Kepedulian Lewat Jumat Berkah
MAKASSAR, Trotoar.id — Menjelang peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Partai NasDem, kader Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai NasDem Sulawesi Selatan ...