Wakil Ketua Komisi E, Nilai Dokter PNS di Pemrov Tidak Profesional

Suriadi
Suriadi

Sabtu, 13 Oktober 2018 16:37

Wakil Ketua Komisi E DPRD Sulsel M. Rajab Menui Ratusan Konstituen, dalamnRangka Kegiatan Reses Anghota DPRD Sulsel Masa Sidang Pertama 2018
Wakil Ketua Komisi E DPRD Sulsel M. Rajab Menui Ratusan Konstituen, dalamnRangka Kegiatan Reses Anghota DPRD Sulsel Masa Sidang Pertama 2018
TROTOAR.ID, MAKASSAR —– Wakil Ketua Komisi E DPRD Sulsel, M Rajab mengeritik sejumlah oknum dokter PNS yang bekerja di rumah sakit milik Pemprov Sulsel, namun juga banyak yang bekerja di rumah sakit swasta.

“Saya mendapatkan banyak keluhan dari masyarakat dan pasien bahwa beberapa oknum dokter PNS seringkali meninggalkan Rumah Sakit pemerintah untuk memberikan pelayanan di tempat lain. Dokter seperti ini harus disiplinkan agar lebih fokus bekerja di RS milik Pemprop,” kata Rajab, Sabtu (13/10/2018).

Baca Juga  Bupati Luwu Dorong Pengusaha dan Petani Tingkatkan Produksi dan Kualitas Kopi Latimojong

Padahal kata Rajab, dokter PNS tersebut semestinya fokus bekerja di rumah sakit milik Pemprov Sulsel. Karena hal tersebut terkait pelayanan kesehatan yang harus maksimal.

“Karena selama ini, kelihatannya, rumah sakit yang dikelola Pemprov Sulsel kalah bersaing dengan rumah sakit swasta. Sementara tenaga dokter rumah sakit pemerintah, juga banyak digunakan di rumah sakit swasta. Kan lucu. Ada hal apa, kenapa bisa begitu,” kata Rajab.

Sehingga Rajab berkesimpulan, manajemen di rumah sakit milik Pemprov Sulsel tidak berjalan baik. Termasuk juga, karena sistem pelayanan dan fasilitas rumah sakit yang kalah bersaing dengan rumah sakit swasta.

Baca Juga  Plt Ketua FPI Sulsel: Penangkapan Para Ulama, Umat Islam Tidaklah Benar Karena Tidak Signifikan yang Dilanggar

“Jadi menurut saya, pemerintah harus berani melakukan langkah tegas untuk menertibkan dokter PNS yang selama ini ikut bekerja di rumah sakit swasta. Ini saya banyak menerima keluhan soal ini. Langkah tegas bukan berarti melarang kerja di RS Swasta, tetap harus menjadikan RS Pemprop sebagai skala prioritas,” tambah juru bicara DPW Nasdem Sulsel ini.

Baca Juga  DPRD Desak Pemprov Sulsel Akomodasi Pokir Secara Nyata dalam Program Pembangunan

Lanjut M Rajab, “seharusnya RS Pemprop Sulsel sebagai icon rumah sakit dalam pelayanan kesehatan yang prima. Ini tanggungjawab ke depan yang harus diperbaiki” tutur Rajab.

Rajab memberikan dua catatan kepada pemerintah, untuk dilaksanakan terkait hal tersebut. Pertama, Pemprov Sulsel mesti melakukan inventarisasi dokter PNS yang bekerja di ruma sakit swasta.

“Kedua, minta komitmen mereka untuk fokus dalam memberikan pelayanan di rumah sakit provinsi. Pelayanan itu harus ditingkatkan,” pungkas Rajab. (*)

 Komentar

Berita Terbaru
Politik30 Oktober 2026 22:32
Golkar Sulsel Konsolidasikan Kekuatan di Malino, IAS Tekankan Soliditas dan Kesatuan Gerak
MAKASSAR, Trotoar.id — Partai Golkar Sulawesi Selatan mulai memperkuat fondasi organisasi di bawah kepemimpinan Ilham Arief Sirajuddin (IAS).  Mela...
Parlemen30 Oktober 2026 19:20
Sufriadi Arif Pimpin PSTI Sulsel, Saatnya Bangkit dari Kejayaan Masa Lalu
MAKASSAR, Trotoar.id — Sepak takraw Sulawesi Selatan memasuki babak baru. Di bawah kepemimpinan Sufriadi Arif, Persatuan Sepak Takraw Indonesia (PST...
Politik30 Oktober 2026 16:24
Jelang Musda 3 November, Hastan Mattanete Masuk Bursa Ketua Golkar Pinrang
PINRANG, Trotoar.id — Perebutan kursi Ketua DPD II Partai Golkar Kabupaten Pinrang mulai memasuki fase krusial. Menjelang Musyawarah Daerah (Musda) ...
Politik30 Oktober 2026 14:12
Jelang HUT NasDem, Kader DPW dan GPND Sulsel Tebar Kepedulian Lewat Jumat Berkah
MAKASSAR, Trotoar.id — Menjelang peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Partai NasDem, kader Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai NasDem Sulawesi Selatan ...