TROTOAR.ID — Pasukan Gabungan TNI Polri yang menyisir wilayah Nduga Papua, di hadang dengan tembakan dari Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) Organisasi Papua Merdeka (OPM) Rabu (15/12/2018)
Bahkan pasukan TNI-Polri yang di tembakin oleh KKB membalas tembakan ke arah puncak bukit di distrik Yai, Kabupaten Nduga, Papua.
Kontak senjata yang terjadi, mengakibatkan sejumlah personil Gabungan dari TNI-Polri mengalami luka – Luka.
Baca Juga :
Komandan Korem 172 Praja Wirayakti Kolonel Inf. Jhonatan Binzar Parluhutan Sianipar di Yanif 756/Wimane Sili, mengaku jika terjadi kontak senjata antara pasukan gabungan TNI-Polri dengan Kelompok separatis Papua Merdeka di Distrik Yal, Kabupaten Nduga.
“”Iya terjari kontak senjata antara personel TNI/Polri dan KKB, bahkan hingga saat ini pasukan gabungan terus mendapat gangguan penembakan dari kelompok separatis Papua Merdeka” kata dia di Jayawijaya, Rabu (5/12) dikutip dilaman Akurat.con
Meski terjadi kontak senjata dan sejumlah personil gabungan mengalami luka namun Kelompok separatis KKB mulai terdesak memukul mundur hingga ke puncak bukit dan melakukan penyerangan terhadap pasukan gabungan yang akan mengevakuasi korbam warga sipil atas keberingasan KKB OPM.
Danrem mengungkapkan, jika peronil terus berusaha memasuki wilayah pembantaian, untuk mengevakuasi korban pembantaian
“Pasukan masih dapat gangguan dari kelompok tersebut. Mudah-mudahan rekan-rekan kita di depan bisa mengatasi gangguan yang terus di hadapi dan segera mengevakuasi korban,” katanya.
Meskindiakuinyabjikankendalanyang di hadapi personil gabungan juga sulitnya medan yang akan dilalui serta faktor cuaca yang berkabut menganggu.
“Jadi, faktor cuaca dan medan. Memang sudah ada tim kita yang sudah berada di sekitar TKP. Akan tetapi, yang disiapkan untuk evakuasi belum mendekat ke sana,” ujar dia.




Komentar