TROTOAR.ID, MAKASSAR — Polres Gowa memeriksa 13 warga diamankan POlres Gow aterkait kematian seorang mahasiswa PTS di Makassar yang tewas akibat di massa warga.
ketiga belas warga tersebut masih berstatus saksi, dan mereka diamankan oleh aparat kepolisian di beberapa lokasi berbeda usai pihak kepolisian melakukan oleh TKP.di dalam Masjid Nurul Yasin Jatia, Kelurahan Mata Allo Kecamatan Bajeng, Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan (Sulsel), Senin Kemarin
Hasil penyelidikan pihak kepolisian Almarhum Muhammad Khaidri tewas di dalam masjid lantaran dituduh hendak membawa kabur kotak amal. Korban dipukul, ditendang, bahkan dianiaya dengan senjata tajam (sajam) hingga korban tewas di TKP.
Baca Juga :
“Sudah ada 13 saksi yang saat ini telah di periksa penyidik, Kami juga juga mencocokan dengan alat bukti yang ditemukan di TKP. Polres Gowa tidak bisa menerima dan mentolerir perbuatan anarkis yang dilakukam kelompok warga ,” ujar Fajri Wakapolres Gowa Kepada Media, Selasa (11/12/2018).
Dijelaskannya, para saksi yang dimintai keterangan ini menjalani penahanan di di ruang Reserse Kriminal (Reskrim) Polres Gowa untuk menunggu hasil penyidikan.
“Secepatnya, kita akan lihat hasil penyelidikan dari 13 saksi yang saat ini ditahan dan kami akan menentukan secepatnya status mereka usai gelar perkara dilakukan, apakah mereka akan dinaikkan menjadi tersangka atau tidak,” Tambahnya
Sebelumnya di beritakan jika almarhum Muhammad Khaidir, ditemukan tewas bersimbah darah di dalam Masjid Nurul Yasin Jatia, usai dirinya dituduh berniat mencuri kotak amal di masjid oleh seorang warga.
Korban juga diteriaki sebagai maling dan warga tanpa belas kasihan, melakukan pengeroyokan dengan sejumlah benda tumpul dan tajam hingga korban tewas di tempat Kejadian. (***)



Komentar