Musda Golkar Sulsel

Musda Golkar Haed To Haed, APPI Kumpul 21 DPD II

MUHAMMAD LUTFI
MUHAMMAD LUTFI

Sabtu, 18 April 2026 11:32

Musda Golkar Haed To Haed, APPI Kumpul 21 DPD II

MAKASSAR, Trotoar.id – Peta kekuatan jelang Musyawarah Daerah (Musda) Partai Golkar Sulawesi Selatan kian mengerucut. Dukungan terhadap Munafri Arifuddin disebut semakin solid di tingkat DPD II, namun di sisi lain, potensi munculnya poros penantang juga mulai mengkristal.

Sejumlah DPD II Golkar dari berbagai kabupaten/kota kembali menggelar pertemuan konsolidasi yang disebut-sebut menjadi basis dukungan bagi Munafri.

Pertemuan ini dihadiri belasan ketua dan sekretaris DPD II, mulai dari Pinrang, Wajo, Sinjai, Maros, Bantaeng, Takalar, Gowa, Enrekang, Tana Toraja, Bulukumba, Pangkep, Luwu.

Kemudian Makassar, Soppeng, Luwu Utara, Kita Palopo, Selayar, Sidrap, dan Toraja Utara.

Ketua DPD II Golkar Soppeng, Andi Kaswadi Razak, menegaskan agenda tersebut merupakan silaturahmi rutin untuk memperkuat soliditas kader jelang Musda.

“Ini pertemuan silaturahmi saja, dan rutin kami lakukan untuk mensolidkan kader,” ujarnya.

Namun di balik agenda tersebut, konsolidasi ini dinilai sebagai langkah strategis mempertegas peta dukungan Munafri di akar rumput, sekaligus mengunci basis suara di tingkat kabupaten/kota.

Di sisi lain, dinamika internal Golkar Sulsel belum sepenuhnya mengerucut pada satu nama.

Sejumlah figur potensial disebut-sebut masih memiliki peluang untuk maju sebagai penantang, dengan mengandalkan jaringan struktural maupun dukungan elit partai.

Pengamat menilai, pertarungan menuju kursi Ketua DPD I Golkar Sulsel berpotensi berlangsung kompetitif, terutama jika poros alternatif mampu mengonsolidasikan kekuatan di luar basis Munafri.

“Musda kali ini tidak hanya soal figur, tetapi juga soal bagaimana masing-masing kandidat mampu membangun koalisi dukungan yang solid di tingkat DPD II,” menjadi gambaran umum dinamika yang berkembang.

Meski demikian, Andi Kaswadi mengingatkan agar seluruh kader tetap menjaga soliditas dan tidak terjebak dalam polarisasi yang berlebihan.

“Siapapun yang terpilih sebagai nahkoda Partai Golkar ke depan harus mampu merangkul semua pihak dan mengembalikan kejayaan partai,” tegasnya.

Dengan mulai terbentuknya peta dukungan dan munculnya potensi poros penantang, Musda Golkar Sulsel diprediksi menjadi arena pertarungan politik internal yang dinamis dalam menentukan arah kepemimpinan partai ke depan.

Penulis : Upiq

 Komentar

Berita Terbaru
Metro18 April 2026 13:17
30 Tahun Kuasai Fasum, 40 PKL “Cat Kuning” di Jalan Tinumbu Bongkar Mandiri Tanpa Konflik
MAKASSAR, Trotoar.id – Setelah puluhan tahun menempati fasilitas umum, sekitar 40 pedagang kaki lima (PKL) di Jalan Ujung Tinumbu, Kecamatan Bontoal...
Hukum18 April 2026 10:56
Andi Ina Bantah Terlibat Dalam Kasus Bibit Nanas
MAKASSAR, Trotoar.id – Mantan Ketua DPRD Sulawesi Selatan, Andi Ina Kartika Sari, dengan tegas membantah keterlibatannya dalam kasus dugaan korupsi ...
Parlemen18 April 2026 00:19
Isu Layanan Publik dan Sampah Mengemuka, Irwan Hasan Dorong Warga Mariso Lebih Aktif
MAKASSAR, Trotoar.id – Persoalan pelayanan publik hingga darurat sampah kembali menjadi sorotan dalam kegiatan penyelenggaraan pemerintahan daerah y...
Politik17 April 2026 21:03
Musda Golkar Sulsel, Pertarungan Appi vs IAS
MAKASSAR, Trotoar.id — Peta persaingan menjelang Musyawarah Daerah (Musda) Partai Golkar Sulawesi Selatan kian mengerucut. Dari empat nama yang semp...