TROTOAR.ID, BARRU – Beberapa Kecamatan di Kabupaten Barru kini terendam air, dan mengakibatkan sejumlah warga di nyatakan hilang akibat banjir yang melanda sebagian Daerah di Kabupaten Barru
Hal itu telah diungkap Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Barru, yang sampai saat ini tengah mencari beberapa warga yang terseret arus.
Bupati Barru, Ir. H. Suardi Saleh, M.Si menghimbau warga agar tetap tenang dan waspada, dimana dirinya juga telah melakukan koordinasi kepada tiap stakeholder.
Baca Juga :
“kami mengharapkan agar warga tetap tenang waspada, saat ini kami juga sudah koordinasi kepada tiap stakeholder, kami juga telah memerintahkan camat di desa masing masing untuk membuka posko bantuan,”ujarnya di video yang berdurasi 2.51 detik.
ia juga menyampaikan kepada warga agar tidak menyebar berita hoax di media sosial yang tidak sesuai fakta.
“kami juga menyampaikan kepada seluruh masyarakat terutama di medsos, supaya tidak mengupload yang memang tidak sesuai fakta, karena kami melihat ada satu lokasi yang ditunjuk dikelurahan tanete ternyata tidak benar, ada memang longsor tapi jangan membuat resah serta membuat kawatir masyarakat kita,”ungkapnya.
Sebelumnya, Bupati Barru tengah menyatakan bahwa penyebab utama banjir di Kabupaten Barru adalah Proyek Kereta Api, hal ini dikutip dari laman Rakyatku.com, Jumat (22/12/2107).
Dimana, Bupati Barru Suardi Saleh mengatakan, penyebab utama meluasanya banjir di Kabupaten Barru karena mega proyek pembangunan rel kereta api.
“Tidak bisa dipungkiri pembangunan rel kerata api yang menjadi penyebabnya,” terang dia.
Suardi memaparkan, pihaknya telah turun bersama dengan Satuan Kerja (Satker) Kereta Api guna mencari solusi dari bencana tersebut.
“Kita sudah tinjau dan memanggil Satker kereta api agar mengevaluasi desain perencanan kereta api. Kami melihat drainase dan gorong-gorong untuk mengalirkan air dari timur ke selatan,” jelas dia.




Komentar