JK Sepakati Pembangunan Bendungan Jenelata di Gowa

Suriadi
Suriadi

Senin, 28 Januari 2019 05:55

JK Sepakati Pembangunan Bendungan Jenelata di Gowa

TROTOAR.ID, MAKASSAR — Wakil Presiden RI Jusuf Kalla (JK) menyetujui dilakukannya pembangunan Bendungan Jenelata serta perbaikan lahan konservasi alam yang ada di kabupaten Gowa.

Pembnagunan Bendungan Jenelata sebagai bagian langkah antisipasi mengurangi dmana banjir jika curah hujan cukup tinggi, ditambah lagi kempuan Bendungan Bili-Bili dalam menampung air sudah cukup memprihatinkan.

Bahkan JK juga telah membicarakan hal tersebut bersama dengan kementrian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) untuk segera membahas pembangunan Bendungan Jenelata tersebut

“Kita targetkan agar tahun ini sudah bisa dibangun bendungannya. Termasuk juga memperbaiki lahan hutan dan daerah aliran sungai (DAS) yang ada di Gowa,” Ungkap Jusuf Kalla.

Sementara itu, Bupati Gowa, Adnan Purichta Ichsan mengatakan, merwspon baik keinginan pemerintah pusat untuk membangun bendungan Jenelata.

Dia beranggapan pembangunan bendungan Jenelata sudah seharusnya dilakukan sebagai cara untuk menampung air yang berasal dari lairan sungai Jenelata, bahkan usulan Pembnagunan Bendungan tersebut juga telah dilakukan sejak tahun 2016 silam

“Tanggal 22 kemarin memang curah hujannya sangat tinggi, saat terjadi banjir dan longsor, sehingga hasil pertemuan kita tadi ada jangka pendek yang akan diambil yaitu memang sudah sangat medesak untuk dibangunkan Bendungan Jenelata untuk bisa mereduksi banjir yang ada di daerah Gowa dan Makassar,” ungkapnya.

Dijelaskan Adnan, salah satu penyebab arus air yang begitu kuat dan cepat karena pada saat pembukaan pintu air Bendungan Bili-bili itu bertemu dengan arus kuat dari Jenelata, sehingga inilah salah satu yang mempengaruhi air begitu cepat naik kepermukaan.

“Banyak masyarakat yang bilang air tidak sampai lima menit sudah sampai dada orang dewasa, itu karena bertemunya arus kuat jenelata ditambah dengan air dari bendungan saat dilakukan pembukaan pintu. Karena itu pembuatan Bendungan Jenelata sudah sangat mendesak dilakukan. Saya juga sudah mengusulkan 2016 lalu pemabangunan bendungan ini,” jelas Adnan.

Selain pembangunan Bendungan Jenelata, akan dilakukan pula perbaikan hutan dan lahan-lahan konservasi untuk mencegah terjadinya longsor dalam jangka panjang. Menurut Adnan dirnya akan berkordinasi dengan pihak terkait agar tegas dalam mengambil sikap terhadap masyarakat yang melakukan pengaliham fungsi lahan.

“Kita duduk bersama di Gubernuran, dan membahas lebih lanjut masalah ini, bahwa yang harus kita lakukan selain pembangunan Bendungan Jenelata tadi, kita juga harus melakukan perbaikan lahan salah satunya dengan reboisasi, serta masyarakat harus tegas dalam yang pengalihan fungsi lahan, agar tak terjadi lagi pengalihan dari lahan konservasi menjadi lahan perkebunan,” pungkasnya.

Olehnya dirinya berharap, pembangunan Bendungan bisa segera dilakukan untuk meminimalisir hal-hal yang tidak diinginkan dikemudian hari. “Pihak kementerian PUPR terlebih dahulu melakukan visibilitis studi secepatnya, mudah-mudahan bisa secapatnya dilakukan oleh kemeterian PUPR,” harap Adnan.

Sekadar diketahui, saat ini Kabupaten Gowa telah memasuki hari keenam pasca terjadinya banjir dan longsor dan menelan korban meninggal 46 jiwa.

 Komentar

Berita Terbaru
Metro04 Juni 2026 17:56
10 Kandidat Berebut 5 Kursi Pimpinan Baznas Makassar, Appi Pastikan Seleksi Transparan
MAKASSAR, TROTOAR.ID — Proses seleksi calon pimpinan Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kota Makassar memasuki fase krusial. Sebanyak 10 kandidat te...
Metro04 Juni 2026 17:51
MAKASSAR, TROTOAR.ID — Ketua TP PKK Kota Makassar, Melinda Aksa, mendorong para kader PKK untuk menjadi garda terdepan dalam membangun keluarga yang...
Parlemen04 Juni 2026 14:55
Sulsel Raih WTP Dengan Tiga Temuan dari LHP BPK
MAKASSAR, TROTOAR.ID — Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan kembali meraih Opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) ...
Hukum03 Juni 2026 22:32
Skandal MBG Terbongkar, Kejagung Tahan Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Cs atas Dugaan Korupsi Proyek Triliunan
JAKARTA, TROTOAR.ID — Skandal besar mengguncang program Makan Bergizi Gratis (MBG). Kejaksaan Agung resmi menahan mantan Kepala Badan Gizi Nasional ...