Dewan Pers Sebut Tabloid Indonesia Barokah Bukan Produk Pers

Suriadi
Suriadi

Rabu, 30 Januari 2019 08:50

Dewan Pers Sebut Tabloid Indonesia Barokah Bukan Produk Pers

TROTOAR.ID, — Peredaran tabloid Indonesia barokah,  diakui dewan Pers bukan bagian dari hasil prosuk Jurnalistik.  Hal itu berdasar hasil kajian Dewan Pers terhadap Keberadaan Redaksi dan isi konten tabloid Indonesia Barokah.

Ketua Dewan Pers, Yosep Adi Prasetyo menjelaskan,  jika Tabloid Indonesia Barokah tidak memenuhi syarat indah dan syarat  pendirian sebuah perusahaan Pers  yang  diatur dalam Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.

Selain itu, Tabloid tersebut juga tidak memenuhi standar  Kode Etik Jurnalistik seperti yang tertuang dalam peraturan-peraturan Dewan Pers.

Baca Juga  Anak Buah Nurdin Abdullah Terbukti Mark Up Anggaran Semabko Covid-19

“Dilihat dari sisi administrasi dan konten, Tabloid Indonesia Barokah bukan produk Jurnalistik, ” kata Yosep lewat keterangan tertulis yang diterima Suara.com, Selasa (29/1/2019) dikutip suara com

Yosep mengatakan seluruh data informasi terkait redaksi Tabloid Indonesia Barokah yang tercantum di dalam boks redaksi merupakan data fiktif yang tidak dapat dipertanggung jawabkan

Dimna alamat Redaksi dan nomor telepon  redaksi Tabloid Indonesia Barokah yang dicantumkan di boks redaksi tidak dapat ditemukan alias Alamat Palsu.

Baca Juga  Di Hadapan PHRI, Gubernur Buktikan Benahi Pariwisata Toraja

Selainbitu lanjut Yosep jika  nama-na wartawan
Yang tercantum  dalam boks redaksi tidak terdata Dewan Pers sebagai wartawan yang telah mengikuti uji kompetensi wartawan.

Dimana Peraturan Dewan Pers Nomor 01/Peraturan-DP/X/2018 tentang Standar Kompetensi Wartawan, Pemimpin Redaksi (Pemred) perusahaan pers harus memiliki sertifikat kompetensi wartawan utama.

Oleh karena itu,  bagi pihak-pihak yang merasa dirugikan atas terbitnya Tabloid Indonesia Barokah dapat menggunakan undang-undang lain di luar undang-undang Pers.

Baca Juga  Jaksa Agung Copot Kajati Sulsel

“Pihak-pihak yang merasa dirugikan oleh Tabloid Indonesia Barokah dipersilakan menggunakan undang-undang lain di luar Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers,” pungkasnya.

Sebelumnya, anggota Direktorat Advokasi dan Hukum Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo – Sandiaga, Y Nurhayati melaporkan Tabloid Indonesia Barokah ke Dewan Pers pada Jumat (25/1) lalu.

Hal itu dilakukan lantaran Tabloid Indonesia Barokah dinilai telah menyebar kebencian dengan melakukan fitnah kepada Calon Presiden dan Wakil Presiden nomor urut 02 Prabowo – Sandiaga.

 Komentar

Berita Terbaru
Politik30 Oktober 2026 22:32
Golkar Sulsel Konsolidasikan Kekuatan di Malino, IAS Tekankan Soliditas dan Kesatuan Gerak
MAKASSAR, Trotoar.id — Partai Golkar Sulawesi Selatan mulai memperkuat fondasi organisasi di bawah kepemimpinan Ilham Arief Sirajuddin (IAS).  Mela...
Parlemen30 Oktober 2026 19:20
Sufriadi Arif Pimpin PSTI Sulsel, Saatnya Bangkit dari Kejayaan Masa Lalu
MAKASSAR, Trotoar.id — Sepak takraw Sulawesi Selatan memasuki babak baru. Di bawah kepemimpinan Sufriadi Arif, Persatuan Sepak Takraw Indonesia (PST...
Politik30 Oktober 2026 16:24
Jelang Musda 3 November, Hastan Mattanete Masuk Bursa Ketua Golkar Pinrang
PINRANG, Trotoar.id — Perebutan kursi Ketua DPD II Partai Golkar Kabupaten Pinrang mulai memasuki fase krusial. Menjelang Musyawarah Daerah (Musda) ...
Politik30 Oktober 2026 14:12
Jelang HUT NasDem, Kader DPW dan GPND Sulsel Tebar Kepedulian Lewat Jumat Berkah
MAKASSAR, Trotoar.id — Menjelang peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Partai NasDem, kader Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai NasDem Sulawesi Selatan ...