TROTOAR.ID, MAKASSAR — Rencana Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kota Makassar yang akan memanggil Rektor Universitas Negeri Makassar (UNM) Prof Husain Syam terkait beredarnya video yang mirip dengannya dan mengampanyekan salah satu calon Legislatif DPR RI.
Rektor UNM pun angkat bicara perihal video ynag beredar di media sosial dimana a dirinya mengaku dirugikan dengan video yang beredar di sejumlah media sosial dan dianggap sebagai pelanggaran pemilu, membenarkan jika video yang beredar adalah dirinya, namun ungkapan diri nya tersebut sebagai candaan belaka saja.
Apalagi disaat dirinya berbicara di hadapan warga, dia mengaku jika pertemuan yang dilakukannya itu bukan sebagai konsumsi publik, dan atas beredarnya video tersebut Rwktulor UNM tersebut langsung menghubungi orang yangengupload video tersebut
“Itu cuma cnadaan saja danain-main, dan gaya komunikasi saya mang begitu untuk menyenangkan orang, dman pertemuan tersebut katanya bukan untuk di publikasi Enak di dia hancur di saya. Kurang ajar benar itu anak,” kata Prof Husain melalui pesan Whatsapp, Selasa (19/2/2019).
Atas beredarnya video tersebut dirinya kini disibukkan dengan klarifikasi kepada sejumlah pihak yang menghubungi nya termasuk kalangan insan media, dimana video tersebut bukan sebagai konsumsi publik.
“sampaibsaat ini saya disibukkan klarifikasi jika video tersebut cuma candaan dan mainan, tapi ada saja yang ingin menjatuhkan saya, saya juga capek mi klarifikasi sana sini, ” Ucapnya
Mantan dekatnya Fakultas Teknik UNM tersebut menganggap ungKaoan dan perkataan yang dilontarkan dalam video yang berdurasi 29 detik tersebut merupakan ciein khas dirinya jika berkomunikasi dengan masyarakat.
Meski kejadian tersebut diakuinya te lha merugikan dirinya, Prof Husain Syam ini juga tidak menaruh dendam sama orang yang menguploadnya
“kalian tahu lma gaya saya komunikasi dengan semua orang, namun ada saja orang yang mengmabi untung atas kejadian tersebut ” tegasnya.
Oleh karena itu atas peristiwa yang membuat gaduh teraebutvdirinyabmeminta maaf jika a ucapan dirinya membuat sejumlah klamaan merasa dirugikandan dirinya menjamin jik a dirinya akan mengedepankan integritas dan netrlaitasny jelang pemilihan umum.
“Semoga benar-benar terklarifikasi dengan baik. Dan khalayak bisa memafkan saya,” tandasnya.(UPI)




Komentar