TROTOAR.ID, BANTAENG — Pemerintah Kabupaten Bantaeng terus berupaya menekan tingkat pengangguran di daerah ini. Bersama Kompak, Pemkab Bantaeng menggelar workshop untuk upaya penanggulangan itu.
Pemerintah Kabupaten Bantaeng menggelar workshop hasil pengembangan desain partisipatif terkait Pengembangan Ekonomi dalam rangka Pengentasan Kemiskinan di Kabupaten Bantaeng, yang dilaksanakan di Ruang Rapat Wakil Bupati Bantaeng.
Baca Juga :
Wakil Bupati Bantaeng, Sahabuddin membuka secara resmi kegiatan itu. Hadir pula perwakilan Kedutaan Besar Australia, Mr Aaron Watson, Perwakilan Direktorat Penanggulangan Kemiskinan dan Kesejahteraan Sosial Bappenas, Riski Raisa Putra, Kadis Koperasi dan UMKM, Meyriani Madjid, Kabag Pemerintahan Setda, Joni Tambing, serta perwakilan dari SKPD terkait.
Sahabuddin dalam sambutannya menekankan bahwa penanggulangan kemiskinan bukan semata tanggung jawab pemerintah saja, melainkan juga menjadi urusan pihak swasta yang tentunya harus bersinergi dalam rangka mengentaskan kemiskinan di Kabupaten Bantaeng.
“Saya menghaturkan apresiasi setinggi-tingginya khususnya kepada KOMPAK yang telah menginisiasi terselenggaranya kegiatan ini. Workshop ini diharapkan dapat menjadi wadah bagi kita semua untuk mencari solusi terbaik dalam mengentaskan kemiskinan”, jelasnya.
Dia menyampaikan bahwa salah satu program prioritas pemerintah daerah adalah memberikan peralatan sekolah gratis, dengan ketentuan peralatan tersebut dibuat di Bantaeng guna memberdayakan sumber daya yang ada.
Kegiatan ini dilaksanakan dengan tujuan untuk meningkatkan produktivitas kelompok usaha mikro yang dikelola oleh masyarakat miskin dengan melibatkan pihak swasta. Urun ide telah dilaksanakan pada bulan November 2018 dan sudah diputuskan dua komunitas yang akan dikembangkan yakni kopi dan rumput laut.




Komentar