Bantaeng Target Pemerataan Layanan Kesehatan di 2020

Suriadi
Suriadi

Jumat, 08 Maret 2019 15:32

Bantaeng Target Pemerataan Layanan Kesehatan di 2020

TROTOAR.ID, BANTAENG — Pemerintah Kabupaten Bantaeng melalui Dinas Kesehatan Kabupaten Bantaeng telah menetapkan dua layanan rawat inap di dua puskesmas di Kabupaten Bantaeng. Kedua puskesmas itu adalah puskesmas Kecamatan Bantaeng dan Puskesmas Ulugalung di Eremerasa.

Peresmian layanan rawat inap ini digelar di Puskesmas Kecamatan Bantaeng di Jalan Lingkar, Jumat, 8 Maret 2019. Setelah peresmian ini, petugas Puskesmas akan memberikan pelayanan selama 24 jam dengan dilengkapi fasilitas rawat inap.

Kepala Dinas Kesehatan Bantaeng, dr Ihsan mengatakan, layanan rawat inap ini bertujuan untuk mendekatkan dan pemerataan layanan kesehatan di semua daerah di Kabupaten Bantaeng. Setelah dua puskesmas ini, rencananya juga akan menyusul puskesmas lainnya.

“Target kita pada 2020 mendatang seluruh puskesmas ini memiliki fungsi layanan rawat inap,” jelas dia.

Tidak hanya itu, tahun ini Pemkab Bantaeng juga akan merenovasi Puskesmas Banyorang. Rencananya, puskesmas ini akan menjadi rumah sakit tipe B. Keberadaan rumah sakit ini juga untuk menjamin pemerataan layanan kesehatan yang ada di Bantaeng.

“Rencananya, rumah sakit tipe B ini akan menjadi kado ulang tahun Bantaeng tahun ini,” jelas dia.

Dia menambahkan, kedepan, puskesmas tidak hanya sekadar menjadi tempat berobat. Dia menyebut, puskesmas akan menjadi tempat untuk layanan kesehatan lainnya. Setiap orang bisa datang setiap saat untuk mendapatkan pelayanan gratis. Mulai dari pelayanan konsultasi, dan pengecekan kesehatan bisa dilakukan di puskesmas.

“Jadi tidak hanya orang sakit saja yang datang ke puskesmas. Orang sehat pun bisa datang untuk mengecek kondisi kesehatannya. Karena mencegah lebih baik dari mengobati,” jelas dia.

Bupati Bantaeng, DR Ilham Azikin meresmikan pelayanan rawat inap di puskesmas itu. Dalam kesempatan tersebut, dia mengaku pemerintah akan terus konsen untuk pemerataan layanan kesehatan di Bantaeng. Menurutnya, pemerataan layanan kesehatan itu tertuang dalam salah satu misi lima tahun pemerintah Kabupaten Bantaeng. Dia berharap, layanan kesehatan ini dapat menyentuh semua orang yang ada di Bantaeng.

Dia mengatakan, tidak hanya sekadar bangunan fisik yang akan dibangun. Peralatan medis juga akan dibenahi secara perlahan di semua puskesmas. Dia berharap jika fasilitas ini sudah ada, tingkat derajat kesehatan masyarakat juga makin meningkat.

“ini sudah ada fasilitas kesehatan yang dekat. Jangan sampai tingkat kesehatan warga tidak meningkat,” jelas dia.

Dia menamnbahkan, hal yang terpenting dari adanya fasilitas ini adalah kualitas Sumber Daya Manusia (SDM). Menurutnya, SDM di puskesmas juga harus lebih baik dari sebelumnya untuk memastikan pasien benar-benar sehat.

“Karena menurut literatur yang saya ketahui, obat yang paling mujarab secara psikologi adalah senyum dan pendekatan medis yang baik,” jelas dia.(*)

 Komentar

Berita Terbaru
Metro27 Agustus 2026 20:37
14 Tim Bersaing di Babak Penyisihan Haflah Tilawah MTQ VIII KORPRI Nasional 2026 di Pangkep
PANGKEP, Trotoar.id — Sebanyak 14 tim unjuk kemampuan dalam babak penyisihan Cabang Haflah Tilawah Al-Qur’an pada MTQ VIII KORPRI Tingkat Nasional...
Daerah27 Agustus 2026 19:31
Jejak JICA 30 Tahun di Barru, Dari Air Bersih hingga Peluang Kerja ke Jepang
BARRU, Trotoar.id — Jejak kerja sama Kabupaten Barru dengan Japan International Cooperation Agency (JICA) kembali terungkap setelah sejumlah alumni ...
Metro27 Agustus 2026 18:34
Buka Citra Beauty Fair 2026, Aliyah Mustika Ilham Dorong Industri Kecantikan dan Ekonomi Lokal
MAKASSAR, Trotoar.id — Wakil Wali Kota Makassar Aliyah Mustika Ilham membuka secara resmi Citra Beauty Fair 2026, Rabu (26/8/2026). Ajang yang digel...
Daerah27 Agustus 2026 16:31
Wamendagri Bima Arya Belanja di Stan Sidrap, Produk Lokal Curi Perhatian di AOE 2026
TANGERANG, Trotoar.id — Stan Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap) menjadi salah satu titik yang menarik perhatian dalam Apkasi Otonomi Expo 2026 (AO...