Dilantik Senin, Ini Program Iqbal Suhaeb

Suriadi
Suriadi

Jumat, 10 Mei 2019 22:28

Dilantik Senin,  Ini Program Iqbal Suhaeb

TROTOAR.ID, MAKASSAR –– Ditunjuk sebagai Penjabat Wali Kota Makassar Iqbal Suhaeb memiliki konsep dan program untuk melanjutkan pembangunan di kota Makassar

Salah satu program yang digadang-gadangnya yakni melepaskan Makassar dari banjir yang sering melanda Makassar saat musim penghujang tiba.

Ia kemudian memaparkan visinya dalam “Run Makassar” dan visi “Clean, Comfort and Continuity” atau “Bersih, Kenyamanan dan Kontinuitas”.

“Kami memiliki visi Run Makassar. Apa artinya, run itu orang Makassar tidak lagi melakukan business as usual (mengerjakan urusan seperti biasa). Jadi harus selalu agresif dan bekerja lebih cepat,” kata Iqbal.

Iqbal menilai, beberapa program yang telah dikerjakan oleh Wali Kota Makassar sebelumnya sudah baik dan perlu dilanjutkan. Sedangkan masalah yang perlu diselesaikan oleh Pj wali Kota, banyak program Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang tumpang tindih, sehingga diperlukan ada pengaturan yang lebih baik.

Banyak persoalan yang hanya diselesaikan secara jangka pendek. Seperti perparkiran, kemacetan dan persampahan.

“Hanya gali lobang tutup lobang, dan solusinya tidak subtantif,” sebutnya.
Masalah lain yang dihadapi adalah urbanisasi.

Dimana lebih 30 persen urbanisasi yang ada di Sulsel ada di Kota Makassar, demikian juga dengan masalah kemiskinan yang masih tinggi.

Iqbal menangkap peluang yang dimiliki oleh Kota Makassar. Selain memiliki penduduk yang besar, kesempatan yang lebih besar dalam berbagai bidang, permintaan pasar yang tinggi, dan tenaga kerja yang banyak. Posisi Makassar sangat strategis, menjadi center point of Indonesia (titik pusat/tengah Indonesia) serta menjadi pusat distribusi jasa.

“Makassar juga merupakan kota transit. Segala orang ingin mendapatkan pelayanan yang bagus, cepat dan ramah. Sehingga fungsi-fungsi ini harus dijalankan Kota Makassar,” ujarnya.

Iqbal pun memaparkan program strategis yang akan dilakukan dalam 20 bulan jika menjabat, dituangkan dalam delapan program. Pertama, pembangunan drainase tertutup; optimalisasi pedesterian; rekayasa lalu lintas dan parkir; waste management (manajemen persampahan).

“Ini harus tertutup agar sampah-sampah tidak masuk ke drainase, juga ada optimalisasi pedesterian,” jelasnya.

Selanjutnya, integrasi dan simplikasi program OPD; low poverty thru tourism (langkah pengurangan kemiskinan melalui pariwisata); manajemen pasar tradisional; layanan publik dan penegakan hukum.(*)

 Komentar

Berita Terbaru
Metro31 Juli 2026 23:20
Hertasning Diaspal, Aroepala Dibeton, Pemprov Sulsel Jelaskan Alasan Teknis Perbedaan Penanganan Jalan
MAKASSAR, Trotoar.id – Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan menjelaskan alasan di balik perbedaan metode perbaikan pada dua ruas jalan strategis di ...
Metro31 Juli 2026 21:16
Ketua TP PKK Makassar Pimpin Senam Jantung Sehat, Ajak Warga Terapkan Gaya Hidup Aktif
MAKASSAR, Trotoar.id – Ketua Tim Penggerak (TP) PKK Kota Makassar, Melinda Aksa Munafri, memimpin kegiatan Senam Jantung Sehat yang digelar Pokja IV...
Metro31 Juli 2026 21:13
Jelang Aturan Baru 1 Agustus, TP PKK Makassar Door to Door Edukasi Warga Pilah Sampah dari Rumah
MAKASSAR, Trotoar.id – Menjelang pemberlakuan kebijakan baru pengelolaan sampah mulai 1 Agustus 2026, Tim Penggerak (TP) PKK Kota Makassar bersama D...
Metro31 Juli 2026 17:54
Wali Kota Makassar Tinjau Lokasi Kebakaran Tallo, Pastikan Korban Dapat Bantuan dan Hunian Layak
Makassar, Trotoar.id – Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, turun langsung meninjau lokasi kebakaran di Jalan Sultan Abdullah, Kelurahan Tallo, Ke...