
MAKASSAR, Trotoar.id – Kebakaran hebat melanda kawasan permukiman padat penduduk di Kecamatan Tallo, Kota Makassar.
Kobaran api yang diduga bermula dari salah satu rumah semi permanen dengan cepat membesar dan menghanguskan puluhan rumah yang berdiri di bantaran sungai.
Api dengan cepat merambat karena sebagian besar bangunan yang terbakar merupakan rumah semi permanen berbahan kayu.

Ditambah jarak antarbangunan yang sangat rapat, kobaran api sulit dikendalikan pada saat awal kejadian.
Akibat peristiwa tersebut, sedikitnya 56 unit rumah ludes terbakar. Ratusan warga hanya bisa menyaksikan tempat tinggal mereka dilalap api sambil berusaha menyelamatkan barang-barang yang masih dapat dievakuasi.
Data sementara mencatat sebanyak 79 kepala keluarga (KK) atau 309 jiwa terdampak dalam musibah tersebut. Seluruh korban kini kehilangan tempat tinggal dan membutuhkan bantuan darurat.
Petugas pemadam kebakaran bersama aparat kepolisian, TNI, dan warga berjibaku memadamkan api agar tidak merambat ke permukiman lain yang berada di sekitar lokasi kejadian.

Asap hitam pekat membumbung tinggi dan sempat menyelimuti kawasan Tallo. Proses pemadaman berlangsung dramatis mengingat akses menuju lokasi cukup sempit dan banyaknya material kayu yang mudah terbakar.
Hingga api berhasil dipadamkan, petugas masih melakukan pendinginan untuk mengantisipasi munculnya titik api baru yang dapat memicu kebakaran susulan.
Belum diketahui secara pasti penyebab kebakaran tersebut. Aparat kepolisian bersama pihak terkait masih melakukan penyelidikan guna mengetahui sumber api dan menghitung total kerugian yang ditimbulkan.
Pemerintah bersama instansi terkait mulai melakukan pendataan terhadap para korban serta menyalurkan bantuan kebutuhan dasar.
Warga yang kehilangan tempat tinggal diharapkan segera mendapatkan penanganan dan tempat penampungan sementara sembari menunggu proses pemulihan pascakebakaran.


Komentar