Ketua TP PKK Sulsel Sampaikan Perlunya Pendidikan Karakter Bagi Anak Usia Dini

MUHAMMAD LUTFI
MUHAMMAD LUTFI

Rabu, 29 Mei 2019 03:55

Ketua TP PKK Sulsel Sampaikan Perlunya Pendidikan Karakter Bagi Anak Usia Dini

TROTOAR. ID, MAKASSAR – Ketua Tim Penggerak PKK Sulawesi Selatan Lies F Nurdin menyampaikan perlunya penguatan pendidikan bagi anak usia dini. Menurut Dosen Fakultas Perikanan Universitas Hasanuddin ini, pada usia 0 sampai 6 tahun kepribadian dan karakter seorang anak terbentuk.

“Untuk itu sistem pendidikan untuk anak usia dini sangat perlu diperhatikan,” kata Lies pada Coaching Pembentukan dan Penguatan Kader Pendidikan Karakter Berbasis Keluarga dan Masyarakat Provinsi Sulawesi Selatan di Hotel Grand Imawan, Makassar (28/5).

Jepang, negara yang pernah menjadi rumah bagi ia dan suaminya Prof HM Nurdin Abdullah menimba ilmu adalah tempat yang juga mengajarkan bagaimana karakter seorang anak dibangun sejak usia dini. Lies belajar hal ini dari anaknya Putri yang kala itu bersekolah di TK di Jepang.

“Jepang adalah negara yang sangat mengutamakan pendidikan, budaya tepat waktu sangat kuat, sangat disiplin, anak-anak sejak dini diajari kemandirian,” tuturnya.

Di jepang, setiap anak tidak hanya belajar pendidikan formal, melainkan juga diajari mengenai disiplin dan mandiri sejak dini.

“Di TK mereka telah diajari kemandirian, setiap anak punya lemari sendiri, di situ mereka belajar melipat baju sendiri, memakai baju sendiri, sepatu harus selalu diletakkan di tempatnya,” kata Lies.

Lebih lanjut, Lies menuturkan pada sistem pendidikan, para pendidik sangat menghindari kekerasan baik fisik maupun psikis. Guru yang mereka sapa Sensei sangat ramah, murah senyum, mengajar dengan kata-kata halus dan penuh kasih sayang kepada setiap anak didik.

Ia menuturkan, sistem pendidikan anak-anak di Jepang juga sangat memperhatikan komposisi menu yang dikonsumsi setiap anak saat di Sekolah.

“Itu yang saya ingin sekali ada di Sulsel, di semua TK, mungkin kita tidak bisa langsung berubah, tetapi setidaknya ada yang bisa kita terapkan di sekolah kita,” kata Lies.

Dari pengalaman melihat sistem pendidikan di Jepang, Lies memilih negara bunga sakura tersebut sebagai tempat bagi 28 Guru Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) Kabupate/Kota di Sulsel  untuk belajar langsung sistem pendidikan yang diterapkan pada anak usia dini.

Di Fukuoka, Jepang Guru PAUD juga akan belajar mitigasi bencana hingga daur ulang sampah yang diajarkan pada anak-anak sekolah Jepang.

Ia mengharapkan, kepada pendidik yang akan berangkat pada Juni 2019 mendatang dapat membangun wawasan mengenai sistem pendidikan anak serta dapat menyusun rencana aksi untuk diterapkan di sekolah-sekolah di Sulawesi Selatan.(*)

 Komentar

Berita Terbaru
Parlemen10 September 2026 18:05
BBM dan LPG 3 Kg Langka, Vonny Minta APH Kejar Dugaan Mafia Energi
MAKASSAR, Trotoar.id — Kelangkaan BBM dan LPG 3 kilogram di Sulawesi Selatan mulai mendapat sorotan dari legislatif. Anggota Fraksi Partai Gerindra ...
Metro10 September 2026 17:04
Antrean BBM Mengular, Gubernur Sulsel Usulkan Penambahan Kuota
MAKASSAR, Trotoar.id — Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan mengambil langkah untuk mengantisipasi meningkatnya kebutuhan bahan bakar minyak (BBM) d...
Politik10 September 2026 16:31
Perempuan Gerindra Bidik Senayan, Vonny Ameliani Suardi Siap Bertarung di Dapil Sulsel I
MAKASSAR, Trotoar.id — Panggung politik Sulawesi Selatan mulai diramaikan oleh manuver sejumlah politisi yang bersiap menaikkan level pertarungan me...
Metro10 September 2026 16:09
Antrian BBM Mengular dan LPG 3 Kg Langka, Gubernur Sulsel Ungkap Sejumlah Penyebab
MAKASSAR, Trotoar.id — Persoalan energi masih menjadi perhatian Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan.  Kelangkaan LPG 3 kilogram dan antrian panjan...