TROTOAR.ID, TAKALAR — Ada cara berbeda, dilakukan bagi siswa Sekolah Madrasah Aliyah (MA) Bontorita, dalam melakukan orientasi sekolah atau perkenalan lingkungan sekolah,yang mana khusus di sekolah tersebut melakukannya dengan cara lain.
Dimana para siswa diajak dalam kegiatan sosial, untuk membentuk karakter siswa agar lebih peduli dengan kondisi sosial di sekitar siswa
Kegiatan sosial seperti dengan ikut memberi bantuan bagi kaum tidak mampu sebagai bagian dari pembentukan akhlak siswa untuk secara dini menanamkan pemahaman akan sedekah
Baca Juga :
“Melalui kegiatan Masa Ta’aruf Siswa Madrasah; Kita Bangun Kecerdasan Intelektual dan Sosial Siswa yang Mandiri, Kreatif, dan Berakhlakul Karimah” Sitti Jumriani Ketua Panitia Orentasi Siswa MA
Kegiatan yang dilakukan selama tiga ajari ini, diikuti sekitar 100 orang siswa baru MA Bontorita Kabupaten Takalar, menjadikan orientasi ini sebagai gerakan Sedekah Beras untuk Kaum Duafa.
Kegiatan orientasi siswa tersebut dibagi atas 10 kelompok, yang masing masing di sebar di sejumlah wilayah di takalar untuk menyalurkan bantuan sosial kepada warga yang dianggap layak mendapatkan bantuan.
Sitti Jumriani, mengatakan bahwa kegiatan yang dilakukan cukup menarik antusias siswa yang ikut orientasi dan berharap dengan kegiatan ini para siswa bisa lahir sifat peduli terhadap sesama.
Sementara itu Wakil Kepala Sekolah Bagian Kesiswaan MA Bontorita, Muh Aksin Suarso berharap kegiatan orientasi yang dilakukan siswa-siswi diharapkan dapat bisa menjadikan kegiatan ini sebagai agenda rutin dalam meningkatkan kepedulian harus dihadirkan dalam diri siswa sejak dini.
“Karena rasa peduli yang mesti digenjot untuk menjadikan kita kuat,” ujarnya.
Dg Salle, salah seorang warga yang mendapat bantuan dana kunjungan kegiatan sosial siswa tersebut mengatakan sangat terbantu dengan kegiatan b yang dilakukan para siswa.
“Alhamdulillah dengan kegiatan ini saya merasa terbantu, dan ini kegiatan juga cukup baik bagi para siswa-siswi untuk lebih memahami arti dari sebuah kehidupan,” Katanya (Rilis)



Komentar