Pemkot Makassar dan PT Pasaraya International Hedonisarana Berakhir

Suriadi
Suriadi

Sabtu, 21 September 2019 18:14

Pemkot Makassar dan PT Pasaraya International Hedonisarana Berakhir

TROTOAR.ID, MAKASSAR — Kerjasama Pemkot Makassar dan PT Pasaraya International Hedonisarana berakhir. Hal itu ditandai dengan penandatanganan kesepakatan pengakhiran kerja sama oleh Pj Wali Kota Makassar Iqbal Suhaeb, di rumah jabatannya, Sabtu (21/9/2019).

Penandatanganan pengakhiran kerja sama antara Pemkot Makassar dengan PT Pasaraya ditandai dengan penyerahan dua buah sertifikat Pulau Lae Lae dan Pulau Samalona berupa HGB nomor satu dan nomor dua.

Pj Walikota mengatakan, selama ini penyerahan kedua pulau tersebut selalu tertunda. Namun hari ini ketidakpastian tentang pengelolaan dan status Pulau Lae-Lae dan Samalona telah berakhir.

Baca Juga  Ketua TP PKK Makassar : Longwis Cegah Trafficking

“Alhamdulillah kita sudah mengakhiri ketidakpastian terkait kerjasama tentang pengelolaan Pulau Lae Lae dan Samalona. Ini memang mesti kita selesaikan jangan terlalu lama kehilangan momentum dan peluang-peluang lain kita tinggalkan,” ucapnya.

Iqbal juga mengapresiasi pihak kejaksaan yang telah memfasilitasi penyerahan HGB kedua pulau tersebut.

“Berkat fasilitasi dari kejaksaan serta itikad baik dari kedua belah pihak penyerahan ini dapat berlangsung. Di lain hari Pemkot Makassar bisa kerjasama dengan PT Pasaraya banyak hal yang memungkinkan untuk peluang kerjasama,” ungkapnya.

Baca Juga  Semarakkan Hari Proklamasi RI, Ini Seruan Iqbal Suhaeb Kepada Jajarannya

“Jika ibu kota jadi dipindahkan ke Kalimantan maka Kota Makassar berpeluang mengawal jalan roda pemerintahan pusat, apalagi Kalimantan berdekatan dengan Makassar sebagai pusat transit dari berbagai daerah barat ke ke timur dengan fasilitas bandara dan hotel,” tambahnya.

Direktur PT Pasaraya Ahmad Marda mengatakan pihaknya bersyukur karena sudah ada kejelasan dan penyelesaian dengan baik terkait pengakhiran kerjasama.

“Alhamdulillah kami dari PT Pasaraya juga merasa lega karena sudah ada kejelasan dapat menyelesaikan dengan baik, ke depan kita akan melihat peluang kerjasama melanjutkan yang dapat dikembangkan di kota Makassar,” katanya.

Baca Juga  Bayi Lahir di Pangkep Sulsel Diberi Nama Muhammad Rizki NasDem, Begini Asal Usulnya

Kadis Pertanahan Kota Makassar Manai Sofyan menuturkan penyerahan ini sudah resmi sejak tahun 2012 lalu. Namun baru hari ini penyerahan sertifikat dilaksanakan.

“Penyerahan ini sebetulnya sudah selesai sejak tahun 2012 namun baru hari ini penyerahan sertifikat dengan adanya penyerahan ini kita ingin aset pemerintah kota betul – betul aman,” terangnya.

Penyerahan sertifikat dan pengakhiran kerjasama disaksikan Sekretaris Daerah Kota Makassar M Ansar serta tim dari Kejaksaan Agung Republik Indonesia. (Adv)

 Komentar

Berita Terbaru
Metro31 Oktober 2026 17:23
Appi Ajak IPM Makassar Jadi Mitra Pembangunan, Pelajar Didorong Aktif Cegah Kenakalan Remaja
MAKASSAR, Trotoar.id — Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, membuka ruang kolaborasi bagi Ikatan Pelajar Muhammadiyah (IPM) untuk terlibat langsun...
Metro31 Oktober 2026 17:18
Pokja Bunda PAUD dan Dinas Pendidikan Sulsel Perkuat Transisi PAUD ke SD yang Menyenangkan
MAKASSAR, Trotoar.id — Membangun pendidikan berkualitas sejak usia dini membutuhkan pendekatan yang tepat. Anak tidak boleh dibebani tuntutan akadem...
Metro31 Oktober 2026 16:34
Appi Bidik Makassar Jadi Pusat Medical Tourism Indonesia Timur, Ajak Dokter dan Akademisi Berkolaborasi
MAKASSAR, Trotoar.id — Makassar memiliki peluang besar untuk berkembang menjadi pusat layanan kesehatan unggulan sekaligus destinasi medical tourism...
Metro31 Oktober 2026 16:31
HUT ke-78 GPIB Immanuel, Appi Ajak Jemaat Jadi Mitra Pemerintah Jaga Kerukunan Makassar
MAKASSAR, Trotoar.id — Menjaga keharmonisan dan kedamaian Kota Makassar bukan hanya menjadi tanggung jawab pemerintah dan aparat keamanan. Peran kom...