TROTOAR.ID, MAKASSAR — paya Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) mendudukan Risfayanti wakil sekretaris DPD sebagai anggota DPRD Sulsel tampaknya tidak sesuai dengan ekspektasi yang diharapkan PDIP.
Sebab sampai saat ini KPU Sulawesi Selatan belum merespon Surat permintaan PDIP untuk mengganti Novianus Pahandut sebagai caleg PDIP yang terpilih dari Dapil Sulsel II
Humas KPU Sulsel Ashar Malang saat di konfirmasi mengenai hal tersebut mengatakan jika saat ini KPU belum melakukan penolakan menyikapi usulan DPD PDIP.
Baca Juga :
“Belum dirapatkan sebab saat ini komisioner masih ada kegiatan di beberapa daerah,” Kata Agar Malang
Alasan belum dilakukannya pleno karena padanya kegiatan yang diikuti komisioner saat ini, hingga harapan PDIP mendudukan Risfayanti menggantikan Novianus masih harus menunggu kepastian dilakukannya pleno oleh KPU
Bahkan beberapa komisioner KPU saat hendak ditanya soal surat PDIP tersebut saling lempar tanggung jawab, dan terkesan bila KPU tidak akan menindaklanjuti apa yang menjadi harapan PDIP
Seperti diketahui, jika pada proses pelantikan KPU belum juga menetapkan Risfayanti sebagai caleg terpilih maka, berdasarkan surat keputusan KPU terkait penetapan caleg terpilih diteruskan ke kemendagri melalui Gubernur untuk di penerbitan SK pengangkatan 85 anggota DPRD Sulsel
Dan apabila proses pelantikan Novianus tidak ikut dilantik maka berdasarkan aturan maka Proses PAW kedepannya tidak dapat dilakukan dikarenakan orang yang ingin di PAW berdasarkan keputusan KPU tidak ikut dilantik pada pelantikan 85 anggota DPRD. (**”)




Komentar