Kelompok Cipayung Desak Presiden Joko Widodo Keluarkan PERPU KPK RI

Suriadi
Suriadi

Kamis, 03 Oktober 2019 17:20

Kelompok Cipayung Desak Presiden Joko Widodo Keluarkan PERPU KPK RI

TROTOAR. ID, JAKARTA — Ratusan Masa aksi yang tergabung dalam Kelompok Cipayung Plus yang berasal dari sejumlah organisasi kemahasiswaan di Indonesia menggelar aksi unjuk rasa di depan Istana Negara hari ini, Rabu (2/10).

Dalam orasinya, mereka tetap menolak Undang-Undang Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

“Kami meminta Presiden Jokowidodo segera menerbitkan Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang (PERPU) KPK, karena dalam UU KPK terbaru kami lihat ada upaya melemahkan Lembaga anti rasua tersebut”, Ucap M. Ikram Pelesa dalam orasinya

Sementara itu Pejabat Ketua Umum PB HMI, Arya kharisma Hardy menjelaskan bahwa dalam aksi kelompok cipayung plus kali ini, pihaknya membawa 7 tuntutan dari sejumlah persoalan yang menderah bangsa indonesia saat ini.

Baca Juga  Jokowi Cabut Sendiri Ribuan Izin Tambang, Dahlan Iskan: Belum Pernah Ada Presiden Republik Ini yang Seberani Itu

“Kami membawa tujuh poin tuntutan yang saat ini menderah bangsa ini selain tentang penolakan UU KPK, kami menuntut peninjauan kembali dan revisi pasal-pasal bermasalah dalam Rancangan KUHP, RUU Pertanahan, RUU Minerba dan RUU Ketenagakerjaan,” Tegas Pejabat Ketua Umum Pengurus Besar Himpunan Mahasiswa Islam (PB HMI), Arya Kharisma Hardy dilokasi unjuk rasa.

Sedangkan Pengurus Pusat Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (KAMMI) meminta komitmen presiden Joko Widodo dalam upaya pemberantasan korupsi di Indonesia, diantaranya menuntaskan kasus Century, BLBI dan Hambalang. Selain itu mengusut tuntas kasus pembakaran hutan yang terjadi di Pulau Sumetera dan kalimantan

Baca Juga  Begini Jumlah Perolehan Suara Prabowo di Kabupaten Wajo

“KAMMI meminta komitmen presiden Joko Widodo dalam upaya pemberantasan korupsi di Indonesia, menuntaskan kasus Century, BLBI dan Hambalang. Selain itu Uusut tuntas kasus pembakaran hutan yang terjadi di Pulau Sumetera dan kalimantan”, Ujarnya

Lain halnya dengan Pimpinan Pusat Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) Mereka meminta aparat menghentikan militerisme di Papua dan menyelesaikan masalah melalui jalan dialog yang seluas-luasnya. Pihaknya juga juga meminta Kapolri Jenderal Pol Tito Karnavian bertanggung jawab atas tindakan represif hingga menimbulkan korban meninggal dunia.

Baca Juga  SYL Minta Kapolri Kawal Swasembada Beras Hingga Pendistribusian Pupuk Subsidi

“Segera hentikan militerisme di Papua, mendorong pemerintah menyelesaikan masalah melalui jalan dialog yang seluas-luasnya. Selain itu Kapolri Jenderal Pol Tito Karnavian bertanggung jawab atas tindakan represif hingga menimbulkan beberapa orang mahasiswa dan kader kami meninggal dunia”, Kecamnya

Kelompok Cipayung Plus terdiri atas sejumlah organisasi diantaranya Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM), Himpunan Mahasiswa Islam (HMI), dan Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (KAMMI), Kesatuan Mahasiswa Hindu Dharma Indonesia (KMHDI), Gerakan Mahasiswa Kristen Indonesia (GMKI) dan Himpunan Mahasiswa Persatuan Islam (Hima Persis).

 Komentar

Berita Terbaru
Parlemen28 Oktober 2026 20:49
Perjuangkan Hak Daerah atas Keuntungan Tambang, Pansus DPRD Sulsel Temui Kementerian ESDM
JAKARTA, Trotoar.id — Sulawesi Selatan tidak boleh hanya menjadi wilayah eksploitasi sumber daya alam tanpa memperoleh manfaat yang optimal bagi pem...
Metro28 Oktober 2026 20:34
Naoemi Octarina Dukung Sekolah Rakyat, Perkuat Akses Pendidikan dan Masa Depan Anak
MAKASSAR, Trotoar.id — Pendidikan menjadi salah satu kunci untuk memutus mata rantai ketimpangan sosial dan membuka peluang masa depan yang lebih ba...
Daerah28 Oktober 2026 17:08
Barru Bidik Investasi Rp1,7 Triliun, Sekda Teken LoI Pembangunan Pabrik Bawang Putih
MAKASSAR, Trotoar.id — Kabupaten Barru, Sulawesi Selatan, membidik peluang investasi senilai Rp1,7 triliun melalui rencana pembangunan pabrik pengol...
Metro28 Oktober 2026 16:27
Darmawangsyah Muin Resmi Jadi Bupati Gowa Definitif, Tantangan Pembangunan Menanti
MAKASSAR, Trotoar.id — Kepemimpinan pemerintahan Kabupaten Gowa memasuki babak baru. Darmawangsyah Muin resmi dilantik sebagai Bupati Gowa definitif...