TROTOAR. ID — Istri Abu Rara Fitri Andriana yang ikut diamankan dalam insiden penikaman terhadap Menko Polhukam Wiranto di Pandeglang kemarin, ikut menikam Kapolsek Menes Driyono.
Hingga Kapolsek berpangkat Kompol tersebut mengalami luka tusukan di dada dan lengan sebelah kiri dan kanan serta pundak dan pinggul.
Kompol Driyono seperti dilansir suara.com menyebutkan, dirinya di tikam sebanyak lima kali saat menghalau Fitri Andriana yang hendak melayangkan tusukan ke badan Mantan Panglima ABRI era Orde Baru
Baca Juga :
“Saat istri Abu Rara ingin Ikut menikam (Wiranto) saya menghalangi, dan tusukan bersarang dibadan saya, ” Jelasnya seperti dilansir Suara.com
Usai ditikam sebanyak lima kali, Driyono mengaku dirinya tka sadar jika dia ikut menjadi korban penikaman yang dilakukan pasangan Suami-Istri tersebut.
Dia baru sadar saat dirinya ikut dievakuasi oleh aparat, dan mengetahui seragamnya berlumuran darah hingga harus dilarikan ke Puskesmas Menes.
“Saya minta temenin anggota saya ke Puskesmas. Jalan kaki saya kesana. Mungkin sekitar 500 meteran ke puskesmas nya,” katanya.
Akibat luka-luka dari serangan istri teroris itu, Driyono kini terpaksa harus dirawat di RS Sari Asih. Pantauan Suara.com, terlihat beberapa petugas menjaga ketat di beberapa ruangan di rumah sakit tersebut.
Penjagaan yang melibatkan personel Polda Banten itu mulai dari pintu masuk utama, kemudian saat masuk ke ruang perawatan dan terakhir penjagaan di depan kamar perawatan Kompol Driyono.(***)




Komentar