TROTOAR.ID, MAKASSAR — Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sulsel Mulai membahas usulan Rancangan Anggaran Kegiatan Pemerintah Provinsi Sulsel di lima komisi
Namun beberapa usulan anggaran yang diusulkan pemerintah banyak yang tidak tertuang dalam KUA PPAS dan RPJMD sehingga banyak usulan anggaran pemprov dikembalikan ke Banggar untuk dibahas ulang.
Salah satu usulan anggaran yang dikembalikan ke banggar adalah anggaran renovasi stadion Mattoanging yang ditolak dibahas dalam rapat kerja bersama Dispora dan Komisi E
Baca Juga :
Sehingga wakil ketua Komisi E Arum Spink menilai harusnya pemprov lebih memprioritaskan pembangunan stadion Barombong bukan justru mengeluarkan anggaran untuk revitalisasi bangunan lainnya.
“Ini ada apa seharusnya pemerintah lebih fokus menyelesaikan bangunan Stadion Barombong yang dulu baru yang lain l, ” Jelas Arum Spink
Dia mengungkapkan pemikiran tersebut diungkapkan kala dirinya mengaku risau dengan kebijakan pemerintah yang selalu berubah-ubah dan tidak konsisten dengan program yang tertuang dalam RPJMD
Apalagi dengan usulan anggaran yang tidak tertuang dalam KUA PPAS dan RPJMD akan menyalahi sistem peraturan yang menjadi tunjukkan pemerintah.
“Data paham persis bahwa apa yang bapak-bapak dibahas di komisi ini datangnya dari kelompok lain, sehingga kami tidak bisa meneruskan pembahasan soal pagu anggaran Stadion Mattoanging” Kata Arum Spink
Bahkan ditegaskan fraksi nasdem jelas sangat menolak jika stadion Barombong ditelantarkan apa lagi proses pembangunan stadion tersebut tinggal sedikit, sehingga dia meminta kepada Kadispora Arwin untuk menyampaikan hal tersebut ke Gubernur
Sementara itu Arwin sendiri mengatakan, sepakat jika usulan anggaran renovasi stadion Mattoanging dibahas di banggar, sebab perencanaan pembangunan stadion Mattoanging telah rampung.
“Ya kita sepakat kalau itu dibahas di Banggar sebab kami akan menyukseskan keinginan Gubernur untuk menjadikan Mattoangin sebagai stadion kebangaan masyarakat Sulsel, ” Jelasnya (***)




Komentar