TROTOAR.ID, MAKASSAR — Wakil Ketua Komisi Eropa DPRD Sulsel Arum Spink meminta meminta kepada pemerintah Provinsi untuk mempertimbangkan kembali usulan pembelian alat transportasi udara Helikopter
Sebab ada beberapa hal yang menurutnya perlu alokasi anggaran yang cukup besar seperti di rumah Sakit Labuan Baji dan Rumah sakit Kulit dan Kelamin yang anggarannya untuk tahun depan dipangkas
“Kita berharap agar pemerintah bisa mempertimbangkan lagi usulan pembelian Helikopter, ” Kata Arum Spink Wakil Ketua Komisi E
Baca Juga :
Ketua Fraksi partai Nasdem tersebut mengatakan, ada beberapa hal yang harus di pertimbangkan gubernur, utamanya anggaran pemeliharaan dan operasional yang menurutnya cukup besar
Sehingga kata dia alangkah baiknya jika pemerintah provinsi menggunakan metode sewa atau pinjam pakai saja helikopter milik TNI dan Polri yang menurutnya cukup evisien dalam penganggaran
Dan jika hal itu dilakukan maka Komisi Eropa kemungkinan akan mempertimbangkan membahasnya sebab dengan sistem sewa atau pinjam pakai maka efisiensi anggaran dapat dilakukan.
“Mungkin lebih efisien jika pemerintah menyewa saja, walaupun nantinya biaya sewa Rp 50 juta sekali pakai, dan dalam setahun bisa 10 kali saya rasa itu lebih baik dan efisien, ” Jelas Arum Spink
Kalaupun BPBD menganggap kebutuhan helikopter dan garang mendesak menurut dia DPRD bukan tidak setuju, akan tetap jangan sampai disepakati ujung-ujungnya seperti Ambulance laut, yang cuma jadi pajangan saja, ” Kata Arum Spink
Sehingga alangkah baiknya alokasi pembelian heliKopter dapat dirasionalisasikan ke sesuatu yang menjadi kebutuhan dasar dari masyarakat seperti sarana pendidikan dan kesehatan yang sampai saat ini I sangar di butuhkan. (Ady)




Komentar