TROTOAR.ID, MAKASSAR — Komisi D Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sulsel menegaskan usulan anggaran operasional dan honor TGUPP serta Staf Khusus di parkir sementara sebelum Gubernur melakukan reposisi orang-orang yang ada dalam struktur tersebut
Langkah DPRD memarkir sementara anggaran TGUPP dan Staf Khusus, lantaran DPRD ingin menjunjung tinggi komitmen yang menjadi salah satu poin rekomendasi DPRD terhadap hak angket yang meminta keberadaan TGUPP dan staf khusus dibubarkan
“Kita parkir dulu anggarannya fan kita tidak akan bahas, karena kami mau Gubernur dan Wakil Gubernur bisa menunjukan komitmennya yang lahir dari keputusan DPRD terhadap rekomendasi Pansus Hak angket kemarin,’ Kata John Randegan M ketua Komisi D DPRD Sulsel.
Baca Juga :
Hingga keputusan tersebut menjadi pembahasan di dalam rapat Badan Anggaran yang mana sejumlah fraksi juga menginginkan hal yang sama, sebab salah satu poin yang direkomendasikan DPRD terhadap hak angket adalah pembekuan sementara TGUPP dan staf Khusus.
Hingga wakil ketua DPRD Sulsel Ni’Matullah juga beranggapan jika usulan Bappeda untuk honor dan operasional TGUPP dan Staf Khusus kita tahan sampai adanya orang-orang baru yang berkompeten menduduki jabatan yang dibentuk Nurdin Abdullah
” Kita pending dulu lah, sampai ada orang-orang baru yang berkompeten mengisi jabatan struktur di isi orang -orang baru dan beberapa kompeten di bidang pemerintahan pemerintahan, ” Jelas Ni’Matullah
Selain itu DPRD Juga meminta Gubernur untuk memangkas jumlah Staf khusus yang menurutnya sangat banyak namun tidak maksimal dalam tugasnya, sebab DPRD akan baru akan menyepakati anggaran jika hal tersebut telah dilakukan
“Kuta tahan dululah anggarannya sampai adanya struktur baru, dengan jumlah yang lebih ramping lagi, karena kita mau orang-orang yang ada di TGUPP dan Staf khusus mereka yang berkompeten di bidang pemerintahan, ” Kata Ni’Matullah (***)




Komentar